Deni Prasetyo, Dedikasi Alumnus UNS untuk Petani Bumi Makepung

Dari lereng Gunung Lawu Karanganyar menuju hamparan Subak Bumi Makepung Jembrana. Jarak ratusan kilometer itu dijembatani oleh satu komitmen, mengawal daulat pangan. Adalah Deni Prasetyo, alumnus Ilmu Tanah UNS Surakarta yang kini mendedikasikan ilmunya untuk memastikan tanah-tanah pertanian di ujung barat Pulau Bali tetap subur dan produktif.

Jun 10, 2026 - 03:25
 0  9
Deni Prasetyo, Dedikasi Alumnus UNS untuk Petani Bumi Makepung

JEMBRANA – Mengenakan topi lapangan dan seragam dinasnya, Deni Prasetyo tampak sibuk memegang dokumen evaluasi saat berjalan di antara hamparan padi yang mulai menguning di Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali. Bagi pria kelahiran Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah ini, sawah bukan sekadar tempat bekerja. Sawah adalah ruang pengabdian tempatnya mencurahkan ilmu tanah yang ia timba selama setengah dekade.

"Pertanian itu bukan cuma soal menanam, tapi bagaimana kita memahami karakter tanah agar hasil panen bisa optimal dan berkelanjutan," ujar alumnus Agroteknologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta angkatan 2010 tersebut.

Minat studinya pada Ilmu Tanah tidak sia-sia. Lulus pada tahun 2015, Deni langsung terjun ke lapangan sebagai pendamping program Upaya Khusus Padi, Jagung, dan Kedelai (UPSUS PAJALE) di Kabupaten Sragen. Pengalaman awal itu membentuk mentalnya menjadi penyuluh yang tangguh. Ia kemudian mengasah kompetensi teknisnya di sektor privat sebagai Research & Trial Staff di Hartono Plantation Indonesia (HPI Agro) hingga awal 2019.

Merantau ke Bali

Garis tangan membawanya merantau ke Pulau Dewata pada Februari 2019. Deni diterima sebagai Penyuluh Pertanian di bawah Pemerintah Kabupaten Jembrana dan langsung ditempatkan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Mendoyo.

Berada di lingkungan budaya pertanian yang kental dengan sistem Subak menjadi tantangan sekaligus ruang belajar baru baginya. Karakter orang Jawa Tengah yang santun dikombinasikannya dengan pendekatan ilmiah yang solutif. Hasilnya, ia cepat memikat hati para petani lokal di Jembrana.

Kerja keras dan loyalitasnya di daerah mendapat apresiasi tinggi. Per Januari 2026, Deni resmi beralih status kelembagaan di bawah naungan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, dengan komitmen pengabdian yang tetap sama di BPP Mendoyo.

Disiplin Lewat Sepak Bola

Di luar kesibukannya menganalisis kesuburan tanah dan membimbing kelompok tani, Deni rupanya memiliki kecintaan mendalam pada si kulit bundar. Hobi sepak bola yang ditekuninya sejak muda di Karanganyar diakuinya membentuk karakter disiplin dan kerja sama tim yang kuat di dunia kerja.

"Di sepak bola kita belajar koordinasi dan menyusun strategi bersama tim untuk mencetak gol. Di lapangan pertanian, gol kita adalah kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional," pungas pria yang menghabiskan masa sekolahnya di Mojogedang dan Kebakkramat ini. (JikWid)

BIODATA

·         Nama Lengkap: Deni Prasetyo, S.P.

·         Asal: Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah

·         Hobi: Sepak Bola

·         Riwayat Pendidikan:

o    SDN 01 Munggur, Mojogedang, Karanganyar

o    SMPN 1 Mojogedang, Karanganyar

o    SMAN Kebakkramat, Karanganyar

o    S-1 Agroteknologi (Minat Studi Ilmu Tanah), Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta (2010–2015)

·         Karier & Pengabdian:

o    Pendamping UPSUS PAJALE Kabupaten Sragen (Mei–Nov 2015)

o    Research & Trial Staff di HPI Agro (Des 2015–Jan 2019)

o    Penyuluh Pertanian Pemkab Jembrana (Feb 2019–Des 2025)

o    Penyuluh Pertanian Kementerian Pertanian RI (Jan 2026–Sekarang)

o    Wilayah Kerja: BPP Mendoyo, Jembrana, Bali (Februari 2019–Sekarang)

What's Your Reaction?

Like Like 3
Dislike Dislike 0
Love Love 2
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 1