BerandaProfileListiana Dewi, Energi Aries di Garda Penyuluhan
Profile

Listiana Dewi, Energi Aries di Garda Penyuluhan

Dari balik meja dinas, Listiana Dewi memilih turun ke tengah petani. Energi Aries yang berani, percaya diri, dan kompetitif menjadi modalnya menghadapi dinamika penyuluhan. Bagi Listiana, menjadi penyuluh bukan sekadar pekerjaan, melainkan kesempatan untuk ikut mendorong petani menuju kehidupan yang lebih baik.

FacebookWhatsAppXTelegram

Enerjik, percaya diri, dan tak takut mencoba tantangan baru. Begitulah sosok Listiana Dewi, S.P. Perempuan asal Kabupaten Gianyar ini memiliki perjalanan yang cukup berwarna sebelum akhirnya menemukan ruang pengabdiannya sebagai penyuluh pertanian.

Menariknya, dunia pertanian bagi Listiana bukan sekadar profesi. Latar belakang pendidikannya memang membawa dia ke sana. Namun, pengalaman kerja di balik meja birokrasi justru menjadi bagian penting yang membentuk cara pandangnya ketika akhirnya harus berhadapan langsung dengan petani.

Menempuh pendidikan dasar hingga SMA di Denpasar, Listiana kemudian memilih Fakultas Pertanian Universitas Udayana, Program Studi Agribisnis. Gelar Sarjana Pertanian diraihnya pada 2017, yang kelak menjadi bekal penting dalam perjalanan sebagai penyuluh pertanian.

WhatsApp Image 2026 09 01 at 13.23.12


Namun, jalan menuju profesi penyuluh tidak serta-merta terbuka.

Gelar Sarjana Pertanian yang diraih pada 2017 menjadi pintu awal Listiana memasuki dunia kerja. Ia mengawali karier sebagai tenaga kontrak di Dinas Pertanian Kota Denpasar, setahun sebagai staf bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), sebelum kemudian dipercaya selama tiga tahun menjadi sekretaris pribadi kepala dinas. Pengalaman di lingkungan birokrasi itu kelak menjadi bekal berharga ketika ia memilih turun langsung ke lapangan sebagai penyuluh pertanian.

Empat tahun berada di lingkungan birokrasi memberikan pengalaman tersendiri. Ia belajar tentang administrasi, koordinasi, komunikasi, sekaligus memahami bagaimana program dan kebijakan pertanian berjalan dari sisi pemerintahan.

Tetapi, ada satu hal yang membuatnya penasaran, seperti apa sebenarnya kehidupan petani ketika persoalan pertanian ditemui langsung di lapangan?

Rasa ingin tahu itulah yang kemudian membawanya mengambil jalan berbeda.

WhatsApp Image 2026 09 01 at 13.13.57


Pada 2022, Listiana resmi menjadi CPNS dan memulai tugas sebagai Penyuluh Pertanian Pertama. Penempatan awalnya berada di UPTD BPPP Kabupaten Karangasem selama enam bulan.

Tak lama kemudian, ia ditugaskan di BPP Kecamatan Abang dengan wilayah binaan Desa Kertha Mandala sepanjang 2023. Pada tahun yang sama, ia juga sempat diperbantukan sebagai pelaksana tugas JF di Bidang Pangan dan Hortikultura, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem selama tiga bulan.

Pengalaman lapangan semakin menguatkan pilihannya.

Pada 2024 hingga 2025, Listiana dipercaya bertugas sebagai penyuluh kabupaten di UPTD BPPP Kabupaten Karangasem. Wilayah kerjanya cukup luas, meliputi empat kecamatan: Manggis, Sidemen, Karangasem, dan Bebandem.

Bukan hanya menjalankan rutinitas penyuluhan, Listiana juga mencoba menghadirkan inovasi dalam pekerjaannya. Upaya tersebut mendapat apresiasi ketika ia ikut dinobatkan sebagai pemenang lomba inovasi tahun 2024.

WhatsApp Image 2026 09 01 at 13.12.42


Memasuki 2026, perjalanan tugasnya kembali bergeser. Januari hingga Agustus, Listiana ditugaskan sebagai penyuluh di Kecamatan Karangasem dengan wilayah binaan Desa Bugbug.

Mulai September 2026, ia kembali dipercaya sebagai penyuluh kabupaten dengan wilayah kerja empat kecamatan yang pernah ditanganinya sebelumnya, yakni Manggis, Sidemen, Karangasem, dan Bebandem.

Bagi Listiana, berpindah wilayah kerja bukan sekadar pergantian tempat tugas. Setiap wilayah menghadirkan karakter petani, persoalan, dan tantangan yang berbeda. Di sanalah kemampuan seorang penyuluh diuji, seberapa mampu mendengar, memahami, kemudian menghadirkan solusi bersama petani.

Energi Aries, Menari di Tengah Tugas

Di balik kesibukannya sebagai penyuluh, Listiana memiliki sisi lain yang membuat karakternya semakin berwarna. Ia memiliki hobi menari.

Jika di lapangan ia harus lincah membaca persoalan petani, di atas panggung ia menikmati keluwesan gerak dan ekspresi. Menari menjadi salah satu cara baginya menjaga energi dan menikmati sisi kreatif dalam dirinya.

Karakter itu terasa selaras dengan zodiaknya, Aries. Berani, percaya diri, enerjik, dan kompetitif. Sifat tersebut menjadi modal ketika ia harus berhadapan dengan berbagai karakter masyarakat serta dinamika persoalan pertanian di lapangan.

WhatsApp Image 2026 09 01 at 13.45.10


Namun, bagi Listiana, menjadi penyuluh bukan tentang siapa yang paling menonjol. Justru sebaliknya, penyuluh harus mampu membuat petani menjadi pemeran utama dalam perubahan.

Itulah alasan yang sejak awal membuatnya tertarik memilih profesi ini.

“Saya tertarik menjadi penyuluh karena ingin mencoba pengalaman kerja yang baru di lapangan, terutama berinteraksi dengan masyarakat petani. Saya berharap bisa mendampingi petani agar ada sedikit perubahan yang lebih baik, terutama dari sisi pendapatan mereka.”

Kalimat tersebut sederhana. Tetapi di baliknya tersimpan tujuan yang cukup besar.

Sebab, keberhasilan penyuluh bukan semata-mata dihitung dari berapa banyak materi yang disampaikan kepada petani. Bukan pula hanya dari berapa kali pertemuan dilakukan.

Ukuran keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika petani mulai mencoba, usaha taninya berkembang, dan perlahan ada perubahan dalam kehidupan mereka.

WhatsApp Image 2026 09 01 at 13.15.43


Dari meja birokrasi hingga menyusuri jalan-jalan desa, Listiana Dewi menemukan bahwa menjadi penyuluh adalah tentang hadir lebih dekat dengan petani.

Dengan bekal ilmu agribisnis, pengalaman birokrasi, energi Aries, dan semangat untuk terus belajar, ia memilih tetap bergerak.

Koresponden: I Made Suryadi CWS Provinsi Bali

Ditulis oleh

perhiptani

Lihat artikel penulis →
DISKUSI

Komentar