BerandaLintas DaerahKadis Pertanian Bali: Lagu “Pergilah Kasih”, Lepas 8 P…
Lintas Daerah

Kadis Pertanian Bali: Lagu “Pergilah Kasih”, Lepas 8 Penyuluh Terbaik ke Pusat

Nada lembut lagu “Pergilah Kasih” mengalun di aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali. Diiringi suasana haru, delapan penyuluh pertanian terbaik resmi dilepas untuk melangkah ke pusat di bawah naungan Kementerian Pertanian RI.

FacebookWhatsAppXTelegram

Kadis Pertanian Bali:

Lagu “Pergilah Kasih”, Lepas 8 Penyuluh Terbaik ke Pusat

Suasana haru mewarnai pelepasan delapan penyuluh terbaik Bali yang kini beralih status ke Kementerian Pertanian RI, sekaligus menyambut datangnya Tahun Baru 2026.

Suasana haru dan penuh makna menelepon aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Rabu, (31/12). Kepala Dinas, Dr. I Wayan Sunada, SP, M.Agb., secara resmi melepas delapan penyuluh pertanian terbaik yang kini beralih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) pusat di bawah naungan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Pelepasan ini terasa istimewa, karena bertepatan dengan penghujung tahun 2025, sekaligus menjadi momen menyambut Tahun Baru 2026 dengan semangat baru dan doa bersama. Di tengah suasana penuh kekeluargaan, Kepala Dinas Sunada melantunkan lagu legendaris “Pergilah Kasih” milik Chrisye sebagai simbol keikhlasan dan kebanggaan melepas para penyuluh terbaiknya.

Pergilah kasih, kejarlah keinginanmu ……” — lantunan itu terdengar lembut, menggambarkan restu dan doa yang tulus bagi para penyuluh yang melangkah menuju babak baru dalam pengabdian mereka.

Sunada mengaku bangga sekaligus terharu melepas putra-putri terbaik yang selama ini telah berperan aktif meredam petani, mengawal produksi, serta menjaga ketahanan pangan di Pulau Dewata.

"Kami merasa kehilangan, tapi juga bangga. Semoga di tempat baru para penyuluh semakin sukses, tetap rendah hati, dan terus membawa semangat pengabdian bagi petani. Momentum ini juga menjadi refleksi kita bersama untuk menutup tahun dengan rasa syukur dan menyambut tahun 2026 dengan semangat baru," katanya penuh haru.

Salah satu penyuluh yang dilepas, Anak Agung Sri Dwipayani, SP., mengaku momen tersebut akan selalu dikenang.

"Kami sangat tersentuh dengan perhatian Bapak Kadis dan seluruh jajaran. Lagu itu seperti doa restu bagi kami. Kami akan terus membawa semangat Bali dan tetap mengabdi untuk petani di mana pun kami ditempatkan," ujarnya dengan senyum haru.

Pelepasan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2025 tentang kelembagaan penyuluhan reformasi pertanian, yang mengatur frekuensi status ASN penyuluh dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat.

Langkah tersebut menjadi bagian dari reformasi besar sektor pertanian nasional, guna memperkuat koordinasi, profesionalisme, serta mempertegas peran penyuluh sebagai ujung tombak pembangunan pertanian di Indonesia. (Jikwid)

Ditulis oleh

perhiptani

Lihat artikel penulis →
DISKUSI

Komentar