BerandaLintas DaerahPenyuluh BPP Kuta Utara Tebar Ilmu Hidroponik di Lapas
Lintas Daerah

Penyuluh BPP Kuta Utara Tebar Ilmu Hidroponik di Lapas

Penyuluh pertanian terus memperluas ruang pengabdian. Tak hanya mendampingi petani di lahan, BPP Kuta Utara juga berbagi ilmu dan keterampilan hidroponik di Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan

FacebookWhatsAppXTelegram

Penyuluh BPP Kuta Utara Tebar Ilmu Hidroponik di Lapas

BADUNGPenyuluh pertanian tak hanya hadir di tengah hamparan sawah. Di bawah naungan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kuta Utara terus memperluas peran penyuluhan melalui berbagi pengetahuan dan keterampilan pertanian di berbagai ruang. Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan sharing dan pendampingan budidaya hidroponik di Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan, Senin (24/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi penyuluh BPP Kuta Utara untuk berbagi pengetahuan sekaligus keterampilan praktis kepada jajaran dan warga binaan melalui pengembangan budidaya tanaman dengan sistem hidroponik.

WhatsApp Image 2026 08 24 at 17.45.38 (1)

Kehadiran tim penyuluh BPP Kuta Utara diterima Ni Komang Ayu Ari Arsadi, Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Perempuan Kerobokan, bersama I Putu Ariyawan, Kepala Subseksi Sarana Kerja, serta Ni Putu Pratigrahita Pratiwi, Kepala Subseksi Bimbingan Kerja dan Pelaporan Hasil Kerja, beserta jajaran staf.

Dalam sesi sharing dan pendampingan, penyuluh BPP Kuta Utara diantaranya NBG. Suryadarma TR,S.P, drh. I Gusti Ayu Ngurah Tresnaningsih, Ni Nyoman Alit Purwaningsih, S.P., dan Putu Sri Vernaviyanty, S.TP. tidak hanya menyampaikan teori. Peserta diajak memahami tahapan budidaya hidroponik secara praktis, mulai dari mengenal sistem hidroponik, menyiapkan sarana dan media tanam, melakukan penyemaian dan pemindahan bibit, pemberian nutrisi, pemeliharaan, hingga proses pemanenan.

Bagi penyuluh, hidroponik menjadi salah satu pilihan teknologi pertanian yang adaptif, terutama untuk lingkungan dengan keterbatasan lahan. Dengan pengelolaan yang tepat, budidaya hidroponik tidak hanya menghasilkan sayuran untuk kebutuhan konsumsi, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang memiliki nilai ekonomi.

2


Di sinilah peran penyuluh menjadi penting. Penyuluh hadir sebagai jembatan pengetahuan, menerjemahkan teknologi pertanian agar lebih mudah dipahami dan diterapkan sesuai kondisi di lapangan.

BPP Kuta Utara berharap pendampingan tersebut tidak berhenti pada kegiatan sharing, tetapi berlanjut dalam praktik secara berkelanjutan. Sinergi antara penyuluh pertanian dan pihak Lapas diharapkan mampu mendorong berkembangnya kegiatan pertanian produktif sekaligus memperkuat keterampilan budidaya tanaman.

Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dan mendapat sambutan positif dari pihak Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan. Ke depan, kolaborasi semacam ini diharapkan terus diperkuat sehingga penyuluhan pertanian dapat menjangkau lebih banyak ruang dan memberikan manfaat nyata.

WhatsApp Image 2026 08 24 at 17.45.36


Penyuluh bergerak, ilmu dibagikan, keterampilan tumbuh. Dari lahan terbatas, hidroponik membuka peluang produktif yang lebih luas.

Koresponden: Alit Purwaningsih BPP Kuta Utara Badung

Ditulis oleh

perhiptani

Lihat artikel penulis →
DISKUSI

Komentar