BerandaLintas DaerahAku Hatinya PKK, Gianyar Gelontor 3.065 Bibit
Lintas Daerah

Aku Hatinya PKK, Gianyar Gelontor 3.065 Bibit

Ketahanan pangan keluarga kembali digerakkan dari pekarangan. Melalui program Aku Hatinya PKK, Pemkab Gianyar menggelontorkan 3.065 bibit tanaman ke tujuh desa di tujuh kecamatan, sekaligus memperkuat pemenuhan pangan dan gizi keluarga serta mendukung intervensi stunting.

FacebookWhatsAppXTelegram

GIANYAR – Ketahanan pangan keluarga tidak selalu harus dimulai dari lahan yang luas. Pekarangan rumah pun bisa menjadi sumber pangan sekaligus gizi keluarga. Semangat inilah yang didorong Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui program “Aku Hatinya PKK”, yang dipadukan dengan intervensi stunting dan penguatan ketahanan pangan keluarga.

Melalui Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, khususnya Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (THP) bersama Bidang Penyuluhan, program tersebut digerakkan dengan melibatkan penyuluh pertanian di wilayah kerja masing-masing Balai Penyuluhan Pertanian (BPP).

1 horz


Sebanyak 3.065 bibit tanaman disalurkan untuk mendukung program tersebut. Jenisnya beragam, mulai jeruk lemo, jahe merah, kelor atau moringa, tomat, cabai, jambu biji, sirsak hingga selada.

Bibit tersebut disalurkan ke tujuh desa di tujuh kecamatan, yakni Desa Sumita Kecamatan Gianyar, Desa Kedisan Kecamatan Tegallalang, Desa Bukian Kecamatan Payangan, Desa Petulu Kecamatan Ubud, Desa Belega Kecamatan Blahbatuh, Desa Pejeng Kaje Kecamatan Tampaksiring, serta Desa Sukawati Kecamatan Sukawati.

Masing-masing desa rata-rata mendapatkan sekitar 438 bibit untuk dikembangkan sesuai kondisi dan potensi lingkungan setempat.

4 horz


Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Ni Made Yuliani Putri, SP., M.Agb., menegaskan program tersebut tidak sekadar berbicara tentang pembagian bibit.

“Kami ingin pekarangan tidak hanya menjadi ruang kosong, tetapi menjadi sumber pangan dan gizi keluarga. Karena itu, bibit yang disalurkan harus dibarengi pendampingan agar tumbuh dan memberikan manfaat nyata,” ujarnya.

Karena itu, keterlibatan penyuluh pertanian menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program. Penyuluh mendampingi masyarakat dalam budidaya, pemeliharaan tanaman, pengendalian organisme pengganggu tanaman hingga pemanfaatan hasilnya.

Pendekatan tersebut diharapkan membuat program tidak berhenti pada kegiatan seremonial atau penyaluran bantuan. Sebaliknya, tanaman yang dikembangkan dapat tumbuh produktif dan memberi manfaat langsung bagi keluarga.

WhatsApp Image 2026 09 10 at 16 horz


Program Aku Hatinya PKK yang terintegrasi dengan intervensi stunting dan ketahanan pangan keluarga sekaligus menjadi langkah strategis mendekatkan pembangunan pertanian dengan kehidupan masyarakat.

Sebab, pekarangan yang dikelola dengan baik bukan sekadar halaman rumah. Di sana dapat tumbuh pangan, gizi, dan harapan bagi ketahanan keluarga.

Dari pekarangan, tumbuh pangan. Dari keluarga, tumbuh ketahanan.(DenBagus)

 

Ditulis oleh

perhiptani

Lihat artikel penulis →
DISKUSI

Komentar