Pemkab Badung dan Penyuluh Perang Melawan Tikus di Subak Pacung
Tikus-tikus sawah yang kian brutal di areal Abiansemal akhirnya mendapat perlawanan serius. Pemerintah Kabupaten Badung bersama penyuluh pertanian se-Kabupaten Badung dan BPTPHBUN Provinsi Bali turun langsung ke Subak Pacung, Desa Selat, Kamis (29/1/2025), menggelar aksi perang terbuka melawan hama perusak tanaman padi yang mengancam panen petani.

Gerakan pengendalian hama tikus ini dilakukan secara serentak dengan melibatkan seluruh unsur terkait, mulai dari pemerintah daerah, penyuluh pertanian, hingga krama subak. Subak Pacung dipilih sebagai lokasi utama karena selama beberapa musim terakhir dikenal sebagai wilayah endemis serangan tikus yang berpotensi menurunkan produktivitas padi jika tidak ditangani secara cepat dan terpadu.
Dalam aksi lapangan tersebut, petani bersama penyuluh menerapkan metode pengemposan atau fumigasi menggunakan belerang. Cara ini dinilai paling efektif untuk menekan populasi tikus hingga ke sarang-sarangnya, sekaligus aman bagi lingkungan jika digunakan sesuai standar teknis.

“Kami fokuskan di Subak Pacung karena wilayah ini termasuk endemis serangan tikus di Abiansemal. Kalau tidak dikendalikan bersama-sama, risikonya bisa mengarah ke gagal panen,” ujar Bagus putu Rai Parwata ,SP Kepala BPP Abiansemal.
Ia menegaskan, keterlibatan seluruh penyuluh dan dukungan dari provinsi menjadi kunci keberhasilan pengendalian. “Target kami jelas, serangan tikus ditekan, petani bisa panen optimal. Subak lain juga kami minta tetap waspada,” imbuh Rai Parwata yang juga Ketua DPD Perhiptani Kabupaten Badung.

Antusiasme krama Subak Pacung terlihat sepanjang kegiatan. Mereka bahu-membahu menyisir pematang sawah dan menutup lubang-lubang tikus sebagai bagian dari pengendalian serentak. Kolaborasi antara petani, penyuluh, dan pemerintah daerah ini diharapkan terus berlanjut sebagai benteng pertahanan pangan Badung, sekaligus memastikan produksi padi tetap aman dan petani terhindar dari ancaman gagal panen.

Koresponden : Agung DPD Perhiptanin Kabupaten Badung
Editor : Widianta




Komentar