Penyuluh Bangli Kawal 25 PITER untuk Petani
Komitmen Penyuluh Pertanian Kabupaten Bangli mendampingi petani tidak berhenti di kegiatan penyuluhan. Mereka juga aktif mengawal hadirnya program pemerintah. Tahun ini, upaya tersebut membuahkan hasil dengan diperolehnya alokasi 25 unit bantuan Pemeliharaan Irigasi Tersier (PITER) dari Kementerian Pertanian.
Penyuluh Bangli Kawal 25 PITER untuk Petani
BANGLI – Penyuluh Pertanian Kabupaten Bangli kembali menunjukkan perannya sebagai ujung tombak pembangunan pertanian. Tidak hanya mendampingi budidaya di lapangan, para penyuluh juga aktif memperjuangkan kebutuhan petani melalui pengajuan bantuan Pemeliharaan Irigasi Tersier (PITER) kepada Kementerian Pertanian.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Kabupaten Bangli memperoleh alokasi 25 unit PITER. Sebanyak 10 unit telah dan sedang dikerjakan, sedangkan 15 unit lainnya masih dalam proses administrasi sebelum memasuki tahap pelaksanaan.
Alokasi tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap penguatan infrastruktur irigasi di tingkat usaha tani. Melalui pemeliharaan saluran irigasi tersier, distribusi air menuju lahan pertanian diharapkan semakin lancar sehingga produktivitas tanaman, khususnya padi, dapat terus meningkat.
PITER merupakan program yang difokuskan pada pemeliharaan jaringan irigasi tersier, yakni saluran yang mengalirkan air langsung ke petak-petak sawah. Kondisi saluran yang baik menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan budidaya karena menjamin ketersediaan air secara merata dan berkelanjutan.
Sebelum bantuan diusulkan, para penyuluh pertanian melakukan identifikasi berbagai persoalan di lapangan. Salah satu masalah yang paling banyak ditemukan adalah kerusakan saluran irigasi tersier yang menyebabkan distribusi air tidak optimal. Berdasarkan hasil pendampingan tersebut, kebutuhan pemeliharaan irigasi kemudian menjadi prioritas usulan kepada pemerintah.
Ketua Tim Pengelolaan Administrasi dan Kinerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Bangli, I Made Atmika, SP., M.Agb., menjelaskan bahwa seluruh usulan disusun berdasarkan hasil verifikasi lapangan bersama kelompok tani dan pemangku kepentingan.
"Pengajuan bantuan dilakukan melalui proses identifikasi kebutuhan, verifikasi lapangan, serta penyusunan administrasi secara partisipatif bersama kelompok tani sehingga bantuan benar-benar tepat sasaran," ujarnya.
Manfaat program tersebut mulai dirasakan petani. Kelian Subak Pangsut, Ngakan Gede Putra, mengaku keberhasilan memperoleh bantuan tidak lepas dari pendampingan intensif penyuluh pertanian.
"Kami sangat terbantu dengan pendampingan penyuluh. Berkat sinergi yang terjalin, tahun ini Subak Pangsut memperoleh satu unit bantuan PITER dari Kementerian Pertanian. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk memperbaiki saluran irigasi sehingga distribusi air ke sawah menjadi lebih baik," katanya saat meninjau hasil pekerjaan di Subak Pangsut.
Menurutnya, penyuluh pertanian tidak hanya berperan sebagai pemberi materi penyuluhan, tetapi juga menjadi penghubung antara petani dengan berbagai program pemerintah. Mulai dari penyusunan proposal, pemenuhan persyaratan administrasi, hingga pendampingan pelaksanaan kegiatan dilakukan secara intensif agar bantuan dapat dimanfaatkan secara optimal.
Semangat tersebut sejalan dengan slogan "Penyuluh Pertanian Bangli Memang Beda", yang mencerminkan komitmen penyuluh untuk menghadirkan solusi nyata bagi petani. Kehadiran program PITER diharapkan mampu meningkatkan kualitas jaringan irigasi, mengurangi kehilangan air, memperkecil risiko kekeringan, sekaligus mendukung peningkatan hasil panen.
Di sisi lain, program ini juga menjadi sarana memperkuat kelembagaan subak dan kelompok tani dalam mengelola jaringan irigasi secara berkelanjutan. Dengan keterlibatan petani dalam proses pemeliharaan, infrastruktur yang telah dibangun diharapkan dapat terus terjaga dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Melalui sinergi antara penyuluh pertanian, kelompok tani, subak, dan pemerintah, program PITER diharapkan menjadi fondasi penting bagi penguatan sektor pertanian di Kabupaten Bangli. Dukungan infrastruktur irigasi yang semakin baik diyakini mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong terwujudnya pertanian Bangli yang modern, efisien, dan berdaya saing. (Atmika/JikWid)
What's Your Reaction?
Like
3
Dislike
0
Love
1
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0