Penyuluh Kawal IRPOM, Tiga Subak Akhirnya Lolos
Perjuangan panjang mengawal usulan melalui e-Bumper akhirnya membuahkan hasil. Berkat pendampingan penyuluh pertanian dan sinergi lintas sektor, tiga subak di Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, berhasil meraih Program Irigasi Perpompaan (IRPOM) Tahun Anggaran 2026 untuk memperkuat ketahanan air dan meningkatkan produktivitas pertanian.
Penyuluh Kawal IRPOM, Tiga Subak Akhirnya Lolos
BULELENG – Suara mesin bor memecah keheningan hamparan sawah di Subak Babakan Tampekan Temukus, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Rabu (15/7). Aktivitas pengeboran sumur menjadi penanda dimulainya pembangunan sarana Irigasi Perpompaan (IRPOM), program yang telah lama dinantikan para petani. Di balik dimulainya pekerjaan tersebut, tersimpan perjuangan panjang yang diawali dari penyusunan usulan melalui aplikasi e-Bumper, serangkaian verifikasi lapangan, hingga akhirnya memperoleh persetujuan melalui Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali.
Hasilnya, tiga dari empat subak di Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, berhasil ditetapkan sebagai penerima Program IRPOM Tahun Anggaran 2026. Keberhasilan ini menjadi harapan baru bagi petani untuk mengatasi keterbatasan air irigasi sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.
Di sela pemantauan kegiatan pengeboran, awak media PERHIPTANI berbincang dengan Penyuluh Pertanian Wilayah Binaan Desa Temukus dan Desa Banjar, Shinta Istihsan, S.P. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama yang dibangun melalui koordinasi lintas sektor dan pendampingan yang berkelanjutan.
"Banyak yang melihat hari ini hanya proses pengeboran sumur. Padahal, di balik itu ada perjuangan yang cukup panjang. Kami mendampingi petani sejak identifikasi kebutuhan, menyusun usulan melalui e-Bumper, mendampingi saat survei lapangan, hingga berkoordinasi dengan seluruh pihak agar semua persyaratan teknis dan administrasi dapat dipenuhi. Alhamdulillah, tiga subak di Desa Temukus akhirnya berhasil memperoleh Program IRPOM Tahun 2026," ujar Shinta.
Desa Temukus memiliki luas sawah sekitar 94,7 hektare yang terbagi dalam empat subak, yakni Subak Temukus seluas 37,8 hektare, Subak Babakan Tampekan 24,5 hektare, Subak Bingin Banjah 19,8 hektare, dan Subak Pegayaman 12,6 hektare. Dari empat subak tersebut, tiga dinyatakan lolos sebagai penerima Program IRPOM.
Shinta menjelaskan, proses pengusulan dimulai sejak Januari 2026 ketika kelompok tani bersama Pemerintah Desa Temukus menyampaikan usulan melalui aplikasi e-Bumper dengan pendampingan penyuluh pertanian. Tahapan tersebut dilanjutkan dengan survei dan verifikasi lapangan pada 2–3 Maret 2026 untuk memastikan kesiapan lokasi, potensi sumber air, serta kelayakan teknis program.
Setelah seluruh persyaratan dinyatakan memenuhi ketentuan, usulan diproses melalui BRMP Bali hingga akhirnya memperoleh persetujuan sebagai penerima bantuan. Tahapan berikutnya dilanjutkan dengan penyusunan proposal, proses administrasi pencairan bantuan, serta koordinasi pelaksanaan pada 22 Juni 2026.
Saat ini, pelaksanaan tahap pertama telah dimulai di Subak Babakan Tampekan dan Subak Temukus yang ditandai dengan pengeboran sumur sebagai sumber air utama sistem irigasi perpompaan. Sementara itu, Subak Bingin Banjah telah menyelesaikan tahapan verifikasi dan akan segera memasuki tahap pelaksanaan.
Menurut Shinta, keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi berbagai pihak. Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng, BRMP Bali, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Banjar, Pemerintah Desa Temukus, Babinsa, pekaseh, serta kelompok tani saling bersinergi mengawal setiap tahapan sehingga usulan dapat berjalan sesuai ketentuan.
Salah satu lokasi penerima bantuan adalah Subak Babakan Tampekan, Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, yang memperoleh 1 unit Program IRPOM Tahun Anggaran 2026 dengan nilai bantuan sebesar Rp155.700.000. Bantuan tersebut dimanfaatkan untuk pembangunan sumur bor beserta sarana irigasi perpompaan guna memperkuat ketersediaan air bagi lahan sawah anggota subak.
Kelian Subak Babakan Tampekan, I Made Mastra, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian beserta seluruh pihak yang telah mendampingi proses pengusulan hingga program dapat direalisasikan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian, BRMP Bali, Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng, penyuluh pertanian, pemerintah desa, dan semua pihak yang telah mengawal usulan ini hingga terealisasi. Dengan adanya IRPOM, kami optimistis bisa menanam lebih teratur, tidak lagi terlalu bergantung pada hujan, sehingga produktivitas dan kesejahteraan petani dapat terus meningkat," ujarnya.
"Program ini bukan sekadar membangun sumur atau memasang pompa. Yang paling penting adalah memastikan petani memiliki akses air yang lebih baik sehingga dapat menanam tepat waktu, meningkatkan indeks pertanaman, dan mengurangi risiko gagal panen saat musim kemarau. Kami berharap seluruh sarana yang dibangun nantinya dipelihara bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," katanya.
Program IRPOM merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat layanan irigasi bagi lahan pertanian yang mengalami keterbatasan pasokan air. Melalui sistem pompanisasi, petani diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan, meningkatkan produktivitas, serta menjaga keberlanjutan usaha tani.
Keberhasilan tiga subak di Desa Temukus menjadi penerima Program IRPOM membuktikan bahwa kolaborasi antara petani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat mampu menghadirkan solusi nyata bagi pembangunan pertanian. Dengan dukungan infrastruktur irigasi yang semakin baik, produktivitas lahan diharapkan meningkat, kesejahteraan petani semakin kuat, dan ketahanan pangan daerah terus terjaga.
"Keberhasilan ini bukan milik penyuluh atau pemerintah semata, tetapi hasil kerja bersama petani, pekaseh, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan yang memiliki komitmen sama untuk memperkuat ketahanan pangan." Shinta. (JikWid)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0