"Penyuluh Pacu Inovasi Cabai di Payangan"

Cuaca yang semakin sulit diprediksi dan ancaman hama tanaman tak menyurutkan semangat petani untuk berinovasi. Di Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan, seorang petani membuktikan bahwa perpaduan teknologi modern dan budidaya konvensional mampu menjadi strategi menghadapi tantangan pertanian sekaligus menjaga produktivitas cabai.

Jul 21, 2026 - 04:18
 0  29
"Penyuluh Pacu Inovasi Cabai di Payangan"

"Penyuluh Pacu Inovasi Cabai di Payangan"

GIANYAR - Menghadapi tantangan perubahan iklim dan meningkatnya risiko serangan hama, inovasi menjadi kunci keberhasilan usaha tani. Hal itu dibuktikan I Wayan Putrayasa, petani asal Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar yang mengombinasikan budidaya cabai di lahan terbuka (open field) dengan sistem greenhouse (rumah kaca). Total areal tanam yang dikelolanya mencapai sekitar 80 are.

Komitmen tersebut mendapat pendampingan dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Payangan. Tim Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang terdiri atas I Gede Septian Eka Putra, SP., I Made Adi Suryadi, SP., dan I Kadek Diah Pradnyani, SP, M.Si. turun langsung ke lokasi untuk memantau perkembangan tanaman sekaligus memberikan pendampingan teknis.

Di lapangan, penyuluh melakukan pengamatan terhadap pertumbuhan cabai di dua sistem budidaya tersebut. Greenhouse memberikan lingkungan tumbuh yang lebih terkendali sehingga mampu melindungi tanaman dari curah hujan tinggi, fluktuasi cuaca, dan serangan hama dari luar. Sementara itu, budidaya di lahan terbuka tetap menjadi penopang utama volume produksi karena memanfaatkan hamparan lahan yang lebih luas.

Selain melakukan monitoring, tim penyuluh juga berdiskusi dengan petani mengenai strategi pemeliharaan tanaman, pemupukan berimbang, pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT), hingga pengawasan kesehatan tanaman secara berkala. Pendampingan tersebut bertujuan memastikan pertumbuhan tanaman tetap optimal hingga memasuki masa panen.

I Kadek Diah Pradnyani, SP., M.Si., mengatakan, perpaduan budidaya cabai menggunakan sistem greenhouse dan lahan terbuka merupakan strategi adaptasi yang semakin relevan di tengah perubahan iklim. Menurutnya, greenhouse mampu menciptakan lingkungan tumbuh yang lebih terkendali sehingga tanaman lebih terlindungi dari cuaca ekstrem dan serangan hama. Sementara itu, pemanfaatan lahan terbuka tetap menjadi penopang utama peningkatan volume produksi. "Kombinasi kedua sistem ini membuat petani lebih fleksibel dalam mengatur pola tanam dan kontinuitas produksi, sehingga pasokan cabai dapat terjaga sepanjang musim," ujarnya.

Keberhasilan I Wayan Putrayasa mengelola budidaya cabai di lahan seluas sekitar 80 are diharapkan dapat menjadi contoh bagi petani lain di Kecamatan Payangan. Melalui penerapan teknologi yang dipadukan dengan pengalaman bertani di lapangan, produktivitas dan kualitas hasil panen diharapkan terus meningkat, sekaligus memperkuat daya saing hortikultura dan kesejahteraan petani secara berkelanjutan. (Suryadi/JikWid)

What's Your Reaction?

Like Like 3
Dislike Dislike 0
Love Love 2
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0