Jelang Tanam, BPP Denbar Bedah Pupuk & Hama di Pagutan
Menjelang musim tanam Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Denpasar Barat bergerak cepat mematangkan kesiapan petani. Lewat sosialisasi di Subak Pagutan, berbagai isu krusial mulai dari pupuk bersubsidi hingga pengendalian hama penyakit tanaman (HPT) dibedah bersama petani.
Jelang Tanam, BPP Denbar Bedah Pupuk & Hama di Pagutan
Menjelang musim tanam Juli, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Denpasar Barat bergerak cepat. Berbagai isu krusial mulai dari pascapanen, pupuk bersubsidi, hingga pengendalian hama penyakit tanaman (HPT) dibahas tuntas bersama petani.
Kegiatan sosialisasi berlangsung di Subak Pagutan, Kamis (30/4), dihadiri pekaseh, pangliman, petani Subak Pagutan dan Subak Serogsogan, serta tim penyuluh BPP Denpasar Barat.
Koordinator BPP Denpasar Barat, Marcella Wayan Kartika Rini, S.P., M.Agb., menegaskan pentingnya kesamaan persepsi menjelang musim tanam. “Kita dorong petani lebih siap, mulai dari pengelolaan pascapanen hingga perencanaan penggunaan pupuk agar efektif dan efisien,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut juga disepakati berita acara pupuk bersubsidi, termasuk pengaturan dosis pemakaian pupuk urea dan NPK sesuai kondisi lahan. Diskusi turut mengupas strategi pencegahan dan penanganan HPT agar serangan bisa ditekan sejak awal.
drh. Kadek Nency Marcolina, S.KH., menyebut luas Subak Pagutan mencapai 15 hektare, sementara Subak Serogsogan sekitar 2 hektare. “Pengelolaan yang tepat akan sangat menentukan hasil produksi ke depan,” jelasnya.
Pekaseh Subak Pagutan, A.A. Kompiang Wirawan, mengapresiasi pendampingan penyuluh. “Kami mendapat kejelasan soal pupuk dan langkah antisipasi hama. Ini penting sebagai bekal musim tanam,” katanya.
Senada, Pekaseh Subak Serogsogan, I Wayan Sudarsa, berharap kegiatan serupa terus berlanjut. “Pendampingan membuat petani lebih yakin dalam menentukan dosis pupuk dan penanganan hama,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, BPP Denpasar Barat menargetkan petani lebih siap menghadapi musim tanam, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas pertanian di wilayah Denpasar Barat.
Koresponden: Nency
Editor: JikWid
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0