Kejar Air, Kejar Panen! IRPOM Jadi Andalan Empat Subak di Temukus
Petani Desa Temukus, Kecamatan Banjar, terus berpacu meningkatkan produktivitas. Melalui program Irigasi Perpompaan (IRPOM), mereka memastikan ketersediaan air tetap terjaga demi mengamankan hasil panen.
Kejar Air, Kejar Panen! IRPOM Jadi Andalan Empat Subak di Temukus
Upaya petani di Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Buleleng tak berhenti pada pola tanam. Mereka kini “berburu air” demi memastikan sawah tetap produktif. Program Irigasi Perpompaan (IRPOM) pun jadi tumpuan baru untuk mendongkrak hasil panen.
Desa Temukus yang menaungi empat subak. Subak Temukus, Subak Babakan Tampekan, Subak Bingin Banjah, dan Subak Pegayaman terus tancap gas meningkatkan produktivitas pertanian. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui penguatan program Irigasi Perpompaan (IRPOM).
Program ini menjadi solusi bagi lahan pertanian yang sulit dijangkau irigasi gravitasi. Dengan sistem perpompaan, petani kini lebih leluasa mengatur pola tanam, meningkatkan indeks pertanaman, sekaligus menekan risiko gagal panen akibat kekeringan.
Hasilnya mulai terlihat. Pada 2025, Subak Bingin Banjah yang memiliki luas 19,88 hektare dengan 27 petani telah lebih dulu menerima bantuan IRPOM. Program tersebut kini berjalan optimal dan berdampak langsung pada kelancaran distribusi air serta peningkatan produksi.
Keberhasilan itu memicu subak lain untuk ikut bergerak. Pada 2026, Subak Babakan Tampekan seluas 24,56 hektare beranggotakan 38 petani dan Subak Temukus seluas 37,8 hektare 78 petani, resmi mengajukan proposal bantuan IRPOM. Proses pengajuan tidak berjalan sendiri. Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Wilbin Desa Temukus bersama Koordinator BPP Kecamatan Banjar turun langsung mendampingi petani, mulai dari penyusunan proposal hingga kelengkapan administrasi.
Tahapan pun terus bergulir. Verifikasi lapangan telah dilakukan sepanjang Februari hingga Maret 2026 guna memastikan kesiapan lokasi dan kelayakan teknis. Terbaru, Kamis (30/4), dibentuk Unit Pengelola Kegiatan dan Keuangan (UPKK) sebagai syarat utama pelaksanaan program, sekaligus penuntasan administrasi pendukung.
Tak hanya petani dan penyuluh, dukungan juga mengalir dari pemerintah desa dan aparat kewilayahan. Perbekel Desa Temukus bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas turut mengawal proses agar berjalan lancar.
Dengan kolaborasi yang solid, IRPOM diharapkan segera terealisasi di seluruh subak yang mengusulkan. Targetnya jelas, air tercukupi, tanam meningkat, dan kesejahteraan petani Temukus ikut terdongkrak.
Koresponden: Shinta
Editor: JikWid
What's Your Reaction?
Like
1
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0