“Modal Nekat, Petani Kubu Belajar Bawang Putih ke Kintamani”

Tanpa uang saku dan biaya bensin, petani Kecamatan Kubu tetap “gaspol” naik motor ke Kintamani untuk belajar bawang putih. Semangat swadaya itu menjadi modal awal pengembangan bawang putih di Karangasem

May 13, 2026 - 05:01
 0  179
“Modal Nekat, Petani Kubu Belajar Bawang Putih ke Kintamani”

“Modal Nekat, Petani Kubu Belajar Bawang Putih ke Kintamani”

Semangat petani di Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, untuk mengembangkan komoditas bawang putih patut diacungi jempol. Meski tanpa dukungan anggaran, para petani bersama penyuluh pertanian nekat menempuh perjalanan dengan sepeda motor masing-masing menuju Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Tanpa uang saku maupun biaya bensin, mereka tetap tancap gas demi menimba ilmu budidaya bawang putih secara langsung dari daerah sentra pengembangan di kawasan Kaldera Batur.

Hari ini giliran BPP Kubu, Kabupaten Karangasem, berkunjung ke P4S Sejati, Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Bangli. Rombongan dipimpin langsung Koordinator BPP Kubu I Ketut Tahu Putrajaya, SP., M.MA., bersama enam PPL wilayah binaan yang membawahi sembilan desa dampingan.

Selain para penyuluh, rombongan juga mengajak 17 petani dari 10 kelompok tani/poktan yang berasal dari Desa Ban, Tianyar, Tianyar Tengah, dan Tianyar Barat. Para petani tersebut diusulkan sebagai calon penerima program pengembangan bawang putih seluas 10 hektare tahun 2026.

Tujuan kedatangan rombongan BPP Kubu ke Desa Songan tidak lain untuk belajar bersama atau study tiru mengenai budidaya bawang putih yang selama ini telah berkembang di kawasan Kaldera Batur, Kecamatan Kintamani.

Menariknya, seluruh peserta berangkat secara swadaya menggunakan sepeda motor masing-masing. Tidak ada uang saku maupun biaya bensin. Namun kondisi itu tak menyurutkan semangat petani untuk belajar. Sejak pagi, rombongan meluncur dari Kubu menuju wilayah pegunungan Kintamani dengan semangat kebersamaan dan antusiasme tinggi.

Setibanya di lokasi, rombongan diterima langsung Koordinator BPP Kintamani Timur Sang Ketut Sukarma, SP., M.Si bersama PPL Desa Songan B, sekitar 15 PPL kawasan Kaldera Batur, serta Ketua P4S Sejati I Ketut Lama.

Dalam sambutannya, Sang Ketut Sukarma menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan BPP Kubu di Desa Songan. Ia juga memaparkan potensi hortikultura yang berkembang di Kecamatan Kintamani, khususnya di kawasan Kaldera Batur.

“Komoditas yang banyak dikembangkan di wilayah ini antara lain bawang merah, cabai, tomat, kubis dan hortikultura lainnya. Termasuk program terbaru dari Kementerian Pertanian RI yakni pengembangan bawang putih tahun 2026 yang dulu sempat menjadi sentra di Desa Songan, Pinggan dan Sukawana,” jelasnya.

Di lapangan, peserta mendapatkan materi langsung mengenai teknik pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga penanganan pascapanen bawang putih. Petani juga diajak melihat langsung potensi ekonomi bawang putih yang dinilai cukup menjanjikan jika dikembangkan secara serius di Kecamatan Kubu.

Koordinator BPP Kubu I Ketut Tahu Putrajaya mengatakan kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menumbuhkan keyakinan petani terhadap peluang pengembangan bawang putih di wilayah Kubu.

Menurutnya, pengalaman lapangan sangat penting agar petani tidak hanya memahami teori, tetapi juga melihat langsung praktik budidaya yang telah berhasil diterapkan petani di Kintamani.

Kegiatan study tiru ini diharapkan mampu menumbuhkan motivasi sekaligus kesiapan petani dalam mendukung program pengembangan bawang putih di Kecamatan Kubu. Dengan kondisi agroklimat yang dinilai cukup potensial, bawang putih diharapkan ke depan dapat menjadi salah satu komoditas unggulan baru yang mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani di Karangasem. (Yuda/Mita/JikWid)

What's Your Reaction?

Like Like 7
Dislike Dislike 0
Love Love 3
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0