Modernisasi Dikebut, Petani Jembrana Dapat Traktor

Pemerintah Kabupaten Jembrana mempercepat modernisasi pertanian dengan menyalurkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani dan subak. Bantuan berupa satu unit traktor roda empat dan 10 traktor roda dua itu diserahkan langsung Bupati Jembrana di UPT Balai Benih Pertanian, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Selasa (12/5).

May 13, 2026 - 08:47
 0  5
Modernisasi Dikebut, Petani Jembrana Dapat Traktor

Modernisasi Dikebut, Petani Jembrana Dapat Traktor

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan mempercepat modernisasi pertanian dengan menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa satu unit traktor roda empat dan 10 unit traktor roda dua kepada kelompok tani dan subak di Kabupaten Jembrana. Bantuan dari Kementerian Pertanian RI tersebut diserahkan di UPT Balai Benih Pertanian Kabupaten Jembrana, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Selasa (12/5).

Bantuan alsintan itu diharapkan mampu mempercepat pengolahan lahan, menekan biaya produksi, sekaligus mendukung target swasembada pangan di tengah semakin terbatasnya tenaga kerja pertanian. Dengan mekanisasi, proses olah tanah yang sebelumnya memakan waktu lama kini dapat dilakukan lebih cepat dan efisien menjelang musim tanam.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Jembrana, Kapolres Jembrana, Dandim 1617/Jembrana, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Jembrana, Inspektur Jembrana, Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan Kabupaten Jembrana, Camat Mendoyo, Kapolsek Mendoyo, Danramil Mendoyo, perbekel setempat, Katimker penyuluhan, koordinator BPP se-Jembrana hingga para penyuluh pertanian lapangan (PPL).

Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan Kabupaten Jembrana, Ni Nengah Wartini mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari percepatan mekanisasi pertanian di Jembrana. Menurutnya, efisiensi waktu pengolahan lahan menjadi salah satu kunci keberhasilan tanam serempak dan peningkatan produksi pangan daerah.

“Dengan traktor roda empat dan roda dua ini, pengerjaan lahan yang sebelumnya memakan waktu mingguan kini bisa diselesaikan dalam hitungan hari,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan kelompok penerima agar menjaga bantuan dengan sistem pengelolaan kelompok yang baik. Menurutnya, keberlanjutan pemanfaatan alsintan sangat bergantung pada perawatan serta manajemen penggunaan di tingkat kelompok tani maupun subak.

Sementara itu, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menegaskan sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Jembrana. Karena itu, modernisasi pertanian melalui mekanisasi harus terus diperkuat agar petani mampu meningkatkan produktivitas dan tidak tertinggal menghadapi perkembangan zaman.

“Hari ini pemerintah menyerahkan traktor bukan sekadar barang bantuan, tetapi alat perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Jembrana harus unggul dalam ketahanan pangan dan mekanisasi adalah jalannya,” tegasnya.

Ia meminta bantuan tersebut dimanfaatkan secara bergilir dan tidak hanya disimpan oleh ketua kelompok. Menurutnya, seluruh anggota kelompok harus merasakan manfaat agar produktivitas lahan meningkat signifikan pada musim tanam mendatang.

Selain menyoroti kebutuhan alsintan, Bupati juga menyinggung persoalan irigasi dan ancaman alih fungsi lahan pertanian. Ia berharap subak tetap menjaga semangat gotong royong dalam memperbaiki saluran irigasi secara swadaya sehingga lahan sawah produktif tetap terjaga. Pemerintah, kata dia, akan terus mendukung melalui program jaringan irigasi, pupuk, hingga bantuan benih.

Dalam kesempatan itu, Kembang Hartawan juga memberikan apresiasi kepada para PPL yang dinilai tetap konsisten mendampingi petani di lapangan. Menurutnya, peran PPL sangat penting dalam mengawal penerapan teknologi pertanian modern sekaligus memastikan bantuan pemerintah benar-benar memberi dampak bagi petani.

“PPL adalah garda terdepan pertanian. Jarak administratif tidak boleh memutus semangat pengabdian dalam mengawal ketahanan pangan Jembrana,” katanya.

Bantuan alsintan tersebut disalurkan kepada 11 kelompok tani dan subak. Satu unit traktor roda empat diterima Poktan Nita Karlina, Kecamatan Melaya. Sedangkan 10 unit traktor roda dua diserahkan kepada Subak Pecatu Sari, Subak Manistutu Barat, Subak Sombang, Subak Telepus Sari, Subak Pangkung Jelepung II, Subak Sawe Dangin Tukad, Subak Babakan Bayu, Subak Yehembang, Subak Yeh Buah, dan Subak Air Satang.

Ketua Poktan Nita Karlina, I Komang Suardita mengaku bantuan traktor roda empat sangat membantu petani jagung yang selama ini terkendala tingginya biaya sewa alat dan lambatnya proses pengolahan lahan. Poktan yang dipimpinnya mengelola lahan seluas 50 hektare.

“Bagi kami, bantuan ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Kami lebih semangat menggarap lahan karena waktu kerja bisa lebih cepat dan biaya bisa ditekan,” ujarnya.

Ia juga berjanji akan merawat bantuan tersebut sesuai petunjuk teknis dari penyuluh pertanian agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh seluruh anggota kelompok.

Koresponden: Edi Setiawan

Editor: JikWid

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0