Penyuluh Bali Kompak, KEP Dipacu Lebih Profesional

Gerak penguatan kelembagaan petani di Bali makin dipercepat. BPPSDMP Kementerian Pertanian turun langsung mengumpulkan jajaran penyuluh se-Bali di BBRMP Bali untuk menyatukan langkah memperkuat Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) agar mampu naik kelas menjadi korporasi agribisnis yang mandiri dan berdaya saing.

May 14, 2026 - 07:58
 0  119
Penyuluh Bali Kompak, KEP Dipacu Lebih Profesional

Penyuluh Bali Kompak, KEP Dipacu Lebih Profesional

Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian RI menggelar pertemuan strategis pembinaan Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) di Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP Bali), Selasa (12/5). Pertemuan ini menjadi langkah serius pemerintah pusat memperkuat kelembagaan petani agar mampu naik kelas menjadi korporasi agribisnis yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing.

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Wilayah Kepala BBRMP Bali, Dr. drh. I Made Rai Yasa, M.P., sekaligus memberikan arahan kepada jajaran penyuluh pertanian se-Bali agar terus memperkuat sinergi dan pengawalan kelembagaan petani di lapangan. Menurutnya, keberhasilan program pertanian tidak hanya ditentukan produksi, tetapi juga kekuatan kelembagaan ekonomi petani.

“KEP harus menjadi motor penggerak ekonomi desa. Penyuluh pertanian memiliki peran strategis mengawal kelembagaan agar tumbuh profesional, mandiri, dan mampu membangun usaha agribisnis yang berkelanjutan,” tegas Rai Yasa dalam arahannya.

Tim pembina pusat dipimpin Ir. Dwi Hayanti, M.Si., didampingi Miranda Vionita, S.Ak., dari Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP. Pertemuan tersebut menghadirkan seluruh Ketua Tim Kerja Pengelolaan Administrasi dan Kinerja Penyuluhan Pertanian (Katimker) kabupaten/kota se-Bali.

Dalam forum itu, pembahasan difokuskan pada indikator dan teknis penilaian KEP secara menyeluruh. Pembinaan dilakukan untuk memperkuat tata kelola kelembagaan petani agar lebih akuntabel serta mampu berkembang menjadi pilar ekonomi agribisnis di daerah.

Ir. Dwi Hayanti, M.Si., turut memberikan apresiasi terhadap soliditas gerak penyuluh pertanian Bali yang dinilai mampu menjaga ritme koordinasi hingga tingkat lapangan di bawah komando Ketua Kelompok Substansi (Kelsi) Penyuluhan Provinsi Bali, I Ketut Arya Sudiadnyana, S.P., M.Agb.

“Kami sangat mengapresiasi kekompakan dan semangat kerja penyuluh pertanian di Bali. Penyelarasan indikator penilaian ini penting agar KEP mampu berkembang lebih profesional dan benar-benar siap menjadi korporasi petani yang kuat,” ujar Dwi Hayanti.

Ia menilai koordinasi satu pintu yang dibangun jajaran penyuluhan Bali menjadi kekuatan utama dalam mengawal program pusat secara serentak di seluruh kabupaten/kota.

Sebagai tindak lanjut, tim pusat bersama jajaran teknis Penyuluhan Provinsi Bali dijadwalkan segera turun lapangan melakukan verifikasi langsung ke sejumlah KEP di Kabupaten Badung, Tabanan, dan Buleleng. Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan perkembangan usaha tani berjalan sesuai indikator pembinaan yang telah ditetapkan.

Ketua Kelsi Penyuluhan Provinsi Bali, I Ketut Arya Sudiadnyana, S.P., M.Agb., menegaskan jajaran penyuluh di seluruh Bali siap bergerak mengawal penguatan kelembagaan petani.

“Kunjungan tim pusat menjadi motivasi besar bagi kami. Seluruh penyuluh pertanian se-Bali siap mengawal ketat pembinaan KEP agar mampu tumbuh lebih produktif, mandiri, dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan petani,” tegasnya. (JikWid)

What's Your Reaction?

Like Like 11
Dislike Dislike 0
Love Love 3
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0