Data Disisir, RDKK Klungkung Usul Pupuk Naik 50%

Penyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) di Kabupaten Klungkung mulai dipacu. Kunci utamanya satu: data luas lahan harus akurat agar alokasi pupuk tepat sasaran.

Apr 30, 2026 - 04:23
 0  19
Data Disisir, RDKK Klungkung Usul Pupuk Naik 50%

Data Disisir, RDKK Klungkung Usul Pupuk Naik 50%

Penyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) di Kabupaten Klungkung mulai dipacu. Rapat yang digelar di BPP Klungkung, Selasa (28/4/2026), menegaskan pentingnya pemutakhiran data luas lahan sebagai dasar utama penentuan kebutuhan pupuk.

Seluruh data pertanian diminta diperbarui berdasarkan kondisi riil di lapangan. Data tersebut kemudian wajib diinput dan diunggah ke dalam aplikasi untuk mendukung penyusunan RDKK berbasis digital.

Ketua Tim Kerja Pengelolaan Administrasi dan Kinerja Penyuluhan Pertanian, Desak Made Diah Wijayanti, S.P., M.Agb., menegaskan bahwa akurasi data menjadi kunci. “Pemutakhiran data luas lahan bukan sekadar administrasi. Ini fondasi agar pupuk tersalurkan tepat sasaran sesuai kebutuhan petani,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Bidang PSP Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung, Imelda Juju, S.P. Menurutnya, ketepatan alokasi pupuk sangat ditentukan oleh kualitas data. “Kami mendorong data yang disusun benar-benar riil di lapangan. Prinsipnya jelas: tepat jumlah, tepat jenis, dan tepat sasaran,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas kemungkinan penyesuaian kebutuhan pupuk. Jenis pupuk masih dapat diubah melalui mekanisme pembaruan data. Penyusunan RDKK tetap dilakukan secara manual dengan mengacu pada data valid, termasuk data Badan Pusat Statistik (BPS), serta dilengkapi input data petani, termasuk petani pengganti bila diperlukan.

Selain itu, disepakati bahwa alokasi pupuk yang tidak terserap pada satu wilayah dapat dialihkan ke desa lain yang membutuhkan. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi ketimpangan distribusi di lapangan.

Tak hanya itu, Klungkung juga berencana mengusulkan peningkatan alokasi pupuk hingga sekitar 50 persen melalui surat resmi. Usulan tersebut akan didukung dengan data yang telah diperbarui dan diverifikasi.

Di sisi lain, integrasi data elektronik turut menjadi perhatian. Data e-RDKK telah sinkron dengan aplikasi Simluhtan. Namun, saat ini sistem tersebut tengah mengalami gangguan, sehingga diperlukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak provinsi.

Rapat ini dihadiri Bidang PSP Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung Imelda Juju, Katimker Desak Made Diah Wijayanti, Koordinator Wilayah Kadek Dwiyana, serta para penyuluh BPP Klungkung.

Dengan penguatan data dan koordinasi lintas lini, penyusunan RDKK diharapkan semakin presisi dan mampu menjawab kebutuhan riil petani di lapangan.

Koresponde: Anom

Editor; JikWid

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0