Penyuluh Perkuat Pekaseh, Pasca Panen Jadi Kunci

Dinas Pertanian Kota Denpasar terus memperkuat peran penyuluh pertanian sebagai garda terdepan pendamping petani. Salah satunya melalui pelatihan pasca panen yang kini makin digencarkan untuk mendorong petani naik kelas.

Apr 29, 2026 - 05:08
Apr 29, 2026 - 05:10
 0  17
Penyuluh Perkuat Pekaseh, Pasca Panen Jadi Kunci

Penyuluh Perkuat Pekaseh, Pasca Panen Jadi Kunci

Dinas Pertanian Kota Denpasar tidak pernah lepas dari peran penyuluh pertanian dalam meningkatkan kapasitas petani. Kali ini, penguatan dilakukan melalui pelatihan penanganan pasca panen yang menyasar para pekaseh se-Kecamatan Denpasar Utara.

Kegiatan dilaksanakan di Subak Kedua, Desa Peguyangan Kangin, Senin (28/4). Para pekaseh sebagai pemimpin subak didorong untuk tidak hanya fokus pada budidaya, tetapi juga mampu mengelola hasil panen agar memiliki nilai tambah.

Dua narasumber dari Dinas Pertanian Provinsi Bali, Ni Luh Sukadani, SPT., MMA dan I Wayan Suarjana, S.PT., hadir memberikan materi teknis pengolahan dan pengemasan komoditas hortikultura. Mulai dari jagung manis, kangkung, cabai, hingga bawang merah, dibahas agar produk lebih menarik dan siap bersaing di pasar.

Selain itu, peserta juga dibekali edukasi keuangan serta sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) guna membuka akses permodalan bagi petani. Dengan demikian, penguatan tidak hanya pada sisi produksi, tetapi juga manajemen usaha.

Kepala Bidang Bina Usaha dan Pengelolaan Dinas Pertanian Kota Denpasar, Ni Ketut Anggreni, S.Pi., M.Agb., yang membuka kegiatan tersebut menyatakan bahwa pasca panen menjadi kunci peningkatan nilai tambah produk pertanian. “Petani harus mampu mengolah dan mengemas produknya agar memiliki daya saing lebih tinggi,” ujarnya.

Ketua Tim Kerja Pengelolaan Administrasi dan Kinerja Penyuluhan Pertanian (Katimker), Luh Ketut Ayu Sukarmi, SP, menambahkan bahwa pelatihan ini sekaligus memperkuat peran penyuluh dalam mendampingi petani secara menyeluruh.
“Penyuluh tidak hanya mendampingi aspek budidaya, tetapi juga memastikan petani mampu meningkatkan nilai tambah melalui pengolahan dan pengemasan. Termasuk mendorong pemanfaatan akses pembiayaan seperti KUR agar petani lebih mandiri dan berkembang,” jelasnya.

Kegiatan ini juga melibatkan Koordinator BPP serta para penyuluh pertanian yang selama ini aktif mendampingi petani di lapangan. Sinergi antara Dinas Pertanian, penyuluh, dan pekaseh diharapkan mampu memperkuat kelembagaan petani sekaligus meningkatkan daya saing produk pertanian Kota Denpasar.

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan usaha pertanian. Bukan sekedar panen, namun mampu menghasilkan produk olahan yang bernilai ekonomi lebih tinggi.

Koresponden: Ari Abadi

Editor: JikWid

What's Your Reaction?

Like Like 2
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0