Diminta Melek AI, Agar Petani Lebih Cepat Dapat Informasi
Petani Klungkung boleh lega. Penyuluh pertaniannya tidak lagi hanya membawa buku tebal dan kertas lusuh. Senin lalu, mereka sudah mulai “bermain” dengan AI. Ya, kecerdasan buatan yang biasanya kita dengar di dunia startup atau anak-anak milenial, kini masuk ke Balai Penyuluhan Pertanian.
Diminta Melek AI, Agar Petani Lebih Cepat Dapat Informasi
Petani Klungkung boleh lega. Penyuluh pertaniannya tidak lagi hanya membawa buku tebal dan kertas lusuh. Senin lalu, mereka sudah mulai “bermain” dengan AI. Ya, kecerdasan buatan yang biasanya kita dengar di dunia startup atau anak-anak milenial, kini masuk ke Balai Penyuluhan Pertanian.
Era digital menuntut penyuluh pertanian untuk bergerak cepat. Di Kabupaten Klungkung, Dinas Pertanian mencoba menjawab tantangan itu dengan memperkenalkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bagi para penyuluh.
Temu Teknis Penyuluh Pertanian dengan tema “Pemanfaatan Aplikasi AI dalam Upaya Mendukung Tugas dan Fungsi Penyuluh Pertanian” digelar di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Klungkung, Senin (25/8). Sebanyak 38 penyuluh dari seluruh wilayah Kabupaten Klungkung hadir antusias.
Plt. Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung, drh. I Nyoman Triagastia Wirantara, membuka acara dan menekankan pentingnya adaptasi teknologi. “Penyuluh harus bisa mengikuti perkembangan zaman. Pemanfaatan AI bukan hanya tren, tapi kebutuhan agar informasi pertanian sampai ke tangan petani lebih cepat dan tepat,” ujarnya.
Kegiatan menghadirkan narasumber nomer wahid dari DPW PERHIPTANI Bali, diantaranya I Putu Eka Budi Antara, SP., M.Agb., Koordinator Bidang Humas, Paksi Bali Dewa, S.P., M.Agb., Penyuluh Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov. Bali. Dan, Anas Rizki Bachtiar, S.P., M.Agb. Penyuluh Pertanian BPP Manggis Karangasem. Ketiganya tidak hanya menyampaikan teori, tapi juga membimbing peserta praktik langsung penggunaan aplikasi AI. Materi mencakup fitur-fitur AI untuk penyusunan materi penyuluhan, simulasi pembuatan konten, hingga cara menyusun narasi kegiatan atau berita secara otomatis.
Pada sesi terakhir, suasana Balai Penyuluhan Pertanian Klungkung semakin hangat. Para peserta diajak mengikuti diskusi interaktif dan praktik langsung penggunaan AI yang dipandu oleh Eka Budi Antara.
Di sini, penyuluh tidak hanya mendengarkan, tapi langsung mencoba berbagai aplikasi berbasis AI untuk mendukung tugas mereka. Mulai dari membuat materi informasi pertanian, hingga simulasi tanya jawab digital dengan petani. Antusiasme terlihat dari banyaknya pertanyaan yang muncul dan keseruan peserta saat mencoba sendiri fitur-fitur AI.
“Saya baru menyadari, ternyata dengan AI, pekerjaan penyuluh bisa jauh lebih cepat dan kreatif. Semua informasi bisa dikemas lebih menarik untuk petani,” ujar salah satu peserta sambil tersenyum puas. Sesi ini menjadi penutup yang inspiratif, sekaligus memberi pengalaman nyata bagi penyuluh untuk menghadapi tantangan di era digital.
Para penyuluh yang hadir mengaku terbantu. “Dengan AI, pekerjaan kami lebih cepat dan akurat. Informasi pertanian bisa sampai ke petani dengan cara yang lebih menarik,” kata salah satu peserta.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pertanian berharap penyuluh semakin siap menghadapi era digital, mendukung ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Klungkung.
Kontributor : Ni Komang Tinggal Asih, SP. DPD Perhiptani Kabupaten Klungkung
What's Your Reaction?
Like
1
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0