Gede Andri: Dulu Berjualan di Warung, Kini Menguatkan Petani di Seririt

Tubuhnya tambun, senyumnya ramah. Gede Andri tak banyak bicara, tetapi langkahnya nyata di lapangan mendampingi petani dari pekarangan hingga kelompok tani di Seririt.

Mar 26, 2026 - 06:15
 0  43
Gede Andri: Dulu Berjualan di Warung, Kini Menguatkan Petani di Seririt

Gede Andri: Dulu Berjualan di Warung, Kini Menguatkan Petani di Seririt

Tubuhnya tambun. Senyumnya mudah mengembang. Saat menyambut awak media Perhiptani, kesan pertama tentang Gede Andri, S.TP., terasa sederhana: ramah dan membumi. Namun, di balik kesederhanaan itu, tersimpan ketekunan panjang seorang penyuluh pertanian yang tumbuh dari desa, kembali ke desa, dan memilih mengabdi untuk petani.

Ia pernah berdiri di balik etalase warung makan. Kini, ia memilih berdiri di tengah petani. Sunyi, tetapi pasti. Tidak ramai, tetapi berdampak.

Lahir dan besar di Desa Gesing, Kabupaten Buleleng, Gede Andri merupakan sosok yang tak asing dengan dunia pertanian sejak kecil. Ia menapaki pendidikan dari SD hingga SMA di tanah kelahirannya. Lingkungan desa yang lekat dengan aktivitas bertani menjadi fondasi awal yang membentuk cara pandangnya terhadap sektor pertanian—bukan sekadar pekerjaan, melainkan jalan hidup.

Tahun 2011 menjadi titik penting dalam hidupnya. Ia melanjutkan studi ke Universitas Udayana, mengambil jurusan Teknologi Pertanian. Pilihan itu bukan tanpa alasan. Baginya, pertanian harus bergerak maju, dan ilmu pengetahuan adalah jembatannya. Empat tahun berselang, tepatnya pada 2015, ia resmi menyandang gelar Sarjana Teknologi Pertanian.

Namun, jalan hidupnya tak langsung mengarah ke profesi penyuluh. Seperti banyak anak muda lainnya, ia sempat menjajal dunia usaha. Sebuah warung makanan ia rintis, menjadi ruang belajar tentang kemandirian dan ketekunan. Di sela aktivitas itu, hobinya berkebun tetap ia jalani. Tanah, bagi Andri, selalu punya cara untuk memanggilnya kembali.

Pilihan menjadi penyuluh akhirnya bukan sekadar profesi, tetapi keputusan sadar. Ia melihat, petani tidak hanya butuh program, tetapi juga pendampingan yang nyata. Dan di situlah ia merasa dibutuhkan.. Kini, ia bertugas di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Di sinilah perannya menemukan makna.

Saat awak media Perhiptani berkesempatan menyusuri wilayah binaannya, Andri tak sekadar menjadi pemandu. Ia menjadi jembatan antara program dan praktik, antara kebijakan dan kebutuhan petani.

Perjalanan dimulai dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Sari Mekar di Desa Ularan, Kecamatan Seririt. Di sana, Andri aktif mendampingi para perempuan tani dalam mengelola pekarangan produktif. Baginya, KWT bukan hanya soal menanam, tetapi juga tentang pemberdayaan ekonomi keluarga.

“KWT itu kunci ketahanan pangan rumah tangga,” ujarnya sambil menunjuk deretan tanaman sayur yang tumbuh rapi.

Langkah berlanjut ke Gapoktan Dwi Mekar Jaya di Desa Unggahan. Di kelompok ini, peran Andri terlihat dalam penguatan kelembagaan petani. Ia mendorong petani untuk tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga pada manajemen kelompok dan akses pasar.

Di tengah dinamika lapangan, karakter Andri sebagai penyuluh terasa kuat. Ia tidak banyak bicara di forum formal, tetapi aktif berdiskusi di sawah, di kebun, bahkan di beranda rumah petani. Pendekatannya sederhana: hadir, mendengar, lalu mendampingi.

Sebagai pribadi dengan zodiak Pisces, ia dikenal peka dan intuitif. Barangkali itu pula yang membuatnya mudah diterima di tengah petani. Ia tidak datang membawa jarak, melainkan kedekatan.

Bagi Andri, menjadi penyuluh bukan sekadar profesi, melainkan pengabdian. Ia percaya, pertanian tidak akan maju hanya dengan program, tetapi dengan sentuhan manusia—penyuluh yang hadir dan petani yang diberdayakan.

Di Seririt, langkahnya mungkin tidak selalu terlihat besar. Namun, dari kelompok ke kelompok, dari desa ke desa, ia terus menanam harapan. Dan seperti tanaman yang ia dampingi, proses itu membutuhkan waktu, kesabaran, dan ketulusan.

Reportase: Ratna Dewi

Editor: JikWid

What's Your Reaction?

Like Like 7
Dislike Dislike 0
Love Love 1
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0