“Kementan Perkuat Garda Penyuluh Pertanian”

Kementerian Pertanian terus memperkuat peran penyuluhan sebagai ujung tombak pembangunan pertanian. Melalui pengukuhan Kelsi Pengelolaan Penyuluhan Pertanian, BPPSDMP menegaskan komitmennya dalam memperkuat struktur kelembagaan dan meningkatkan kinerja penyuluh di seluruh Indonesia.

Jan 7, 2026 - 03:36
Jan 7, 2026 - 06:20
 0  462
“Kementan Perkuat Garda Penyuluh Pertanian”

“Kementan Perkuat Garda Penyuluh Pertanian”

Perkuat Struktur dan Kinerja Penyuluhan di Seluruh Indonesia

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) mengukuhkan Kelompok Substansi (Kelsi) Pengelolaan Penyuluhan Pertanian sebagai bagian dari rekonstruksi kelembagaan dan penguatan fungsi penyuluhan. Kegiatan pengukuhan berlangsung di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, pada 6 Januari 2026 , dan diikuti secara serentak melalui Zoom Meeting oleh seluruh unit kerja penyuluhan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia.

Pengukuhan yang dipimpin langsung oleh Kepala BPPSDMP, Dr. Idha Widi Arsanti, SP, MP., didampingi oleh pejabat pratama lingkup BPPSDMP, perwakilan Biro Organisasi dan SDM Aparatur (OSDMA), serta unsur pimpinan dari berbagai Balai Besar Pelatihan dan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian.

Dalam arahannya, Dr. Idha Widi Arsanti menegaskan bahwa pembentukan Kelsi merupakan langkah strategi untuk memastikan sistem penyuluhan pertanian berjalan lebih efektif dan efisien. Melalui penguatan struktur ini, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) diharapkan menjadi simpul utama penyebaran inovasi, teknologi, dan informasi pertanian yang tepat guna.

“Penyuluh adalah ujung tombak pembangunan pertanian. Dengan penguatan kelembagaan ini, penyampaian inovasi kepada petani bisa lebih cepat, terarah, dan berdampak nyata di lapangan,” ujar Idha.

Pengukuhan di daerah, termasuk di Provinsi Bali. Kelsi Pengelolaan Penyuluhan Pertanian Provinsi Bali diketuai oleh I Ketut Arya Sudiadnyana, SP., M.Agb., dengan dukungan Katimker Ni Made Ristinani, S.Pt., M.Pt. dan I Nyoman Gde Surendra Atmaja, SP., MP.

Kelsi Bali menyatakan siap menjalankan amanah tersebut.

“Kami siap memperkuat sinergi antara penyuluh, petani, dan lembaga pertanian. Melalui koordinasi yang solid, kami ingin memastikan setiap inovasi dan informasi dari pusat dapat sampai tepat waktu kepada petani di lapangan,” ujar I Ketut Arya Sudiadnyana.

Langkah ini menegaskan komitmen Kementan dalam memperkuat sistem penyuluhan pertanian yang adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan pembangunan pertanian modern.

What's Your Reaction?

Like Like 6
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0