“2026 Era Baru Penyuluh Pertanian Dimulai”
Pemerintah resmi menarik kembali Penyuluh Pertanian ASN ke bawah kendali Kementerian Pertanian mulai 1 Januari 2026. Kebijakan yang diatur melalui Instruksi Presiden Tahun 2025 ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat swasembada pangan dan meningkatkan sinergi penyuluhan dari pusat hingga daerah.
“2026 Era Baru Penyuluh Pertanian Dimulai”
Hari ini, 1 Januari 2026, menjadi momentum bersejarah bagi dunia pertanian Indonesia. Berdasarkan Instruksi Presiden Tahun 2025, para Penyuluh Pertanian Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi kembali berada di bawah kendali Kementerian Pertanian. Kebijakan ini diambil untuk memperkuat peran penyuluhan sebagai ujung tombak pembangunan pertanian serta mendorong terwujudnya swasembada pangan nasional.
Keberhasilan pertanian, sebagaimana ditegaskan pemerintah, tidak hanya bergantung pada kebijakan dan teknologi, tetapi juga pada semangat, ketulusan, dan kerja nyata para penyuluh di lapangan. Mereka adalah garda terdepan yang setiap hari mendampingi petani, memperkenalkan inovasi, dan menjadi penghubung antara ilmu pengetahuan dan praktik di lahan pertanian.
Prosesi di Bali: Simbol Penguatan dan Harapan Baru
Di berbagai kabupaten dan kota se-Bali, prosesi pelepasan penyuluh pertanian berlangsung khidmat. Acara ini dihadiri oleh para Kepala Dinas Pertanian, dan di beberapa daerah, Bupati turut hadir memberikan apresiasi kepada para penyuluh atas dedikasi mereka selama ini.
Di Provinsi Bali sendiri terdapat 425 penyuluh pertanian yang kini berstatus di bawah kendali langsung Kementerian Pertanian. Perubahan status ini diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap pelatihan, fasilitas, serta inovasi pertanian terkini yang disiapkan oleh kementerian.
Bukan Perpisahan, Tapi Awal Babak Baru
Pelepasan ini bukanlah tanda perpisahan, melainkan simbol semangat baru bagi para penyuluh pertanian Indonesia. Mereka tetap menjadi ujung tombak dalam mengawal peningkatan produksi pangan dan menjaga ketahanan pangan daerah.
Dengan peralihan tanggung jawab langsung di bawah Kementerian Pertanian, diharapkan para penyuluh semakin bersemangat menjalankan tugas, memperluas jangkauan pendampingan, serta berkontribusi lebih besar bagi kemajuan pertanian nasional khususnya di Pulau Bali yang selama ini dikenal dengan inovasi dan ketekunan petaninya.
Melalui semangat baru ini, para penyuluh pertanian di Bali dan seluruh Indonesia siap melangkah menuju era baru penyuluhan yang lebih profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil, demi terwujudnya pertanian yang modern, mandiri, dan berkelanjutan.
What's Your Reaction?
Like
53
Dislike
1
Love
11
Funny
3
Angry
0
Sad
3
Wow
11