“Inovasi Berdenyut, Petani dan Penyuluh Menjadi Jantung Pertanian Jembrana”

Dari Pekan Apresiasi Pertanian Jembrana. Denyut inovasi yang terus mengalir dari tangan para penyuluh dan petani Jembrana. Mereka bekerja dalam senyap, namun menjadi jantung yang menjaga pertanian daerah tetap tegak, tangguh, dan bergerak maju.

Nov 15, 2025 - 06:15
 1  73
“Inovasi Berdenyut, Petani dan Penyuluh Menjadi Jantung Pertanian Jembrana”

“Inovasi Berdenyut, Petani dan Penyuluh Menjadi Jantung Pertanian Jembrana”

Kabupaten Jembrana mencatat momentum penting dalam upaya memperkuat fondasi sektor pangan daerah. Untuk pertama kalinya, para penyuluh dan petani aktor utama di balik rantai produksi pangan mendapat panggung apresiasi melalui Pekan Apresiasi Pertanian yang digelar di Aula Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Jumat (14/11).

Inisiatif yang diprakarsai Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana ini mengusung tema “Penyuluh Kuat, Petani Hebat, Pertanian Maju dan Berkelanjutan”. Tema tersebut mencerminkan arah kebijakan daerah yang kini lebih menekankan inovasi, efisiensi produksi, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia pertanian.

Dalam sambutannya, Bupati I Made Kembang Hartawan, S.E., M.M. menegaskan, pentingnya modernisasi dan inovasi pertanian sebagai motor peningkatan produktivitas. “Inovasi adalah napas pertanian kita. Penyuluh yang tangguh dan petani yang kreatif merupakan fondasi utama ketahanan pangan Jembrana,” ujarnya.

Momen paling menyita perhatian datang saat Reni Lamtauli Pakpahan, S.P., dinobatkan sebagai PPL berprestasi. Ia memaparkan bagaimana ia menjadikan subak binaannya sebagai “laboratorium lapangan” untuk memperbaiki praktik budidaya—mulai dari perbanyakan agensia hayati, pembuatan pestisida nabati, kultur bakteri PSB, hingga pengembangan metabolit sekunder.

Rangkaian inovasi tersebut memberi dampak ekonomi yang terukur: efisiensi biaya produksi, peningkatan kualitas panen, dan kenaikan pendapatan petani. Paparan Reni menggarisbawahi bahwa investasi pada kapasitas penyuluh mampu berkontribusi langsung pada stabilitas dan kinerja sektor pangan daerah.

Usai pemaparan, Bupati dan undangan melakukan peninjauan stan inovasi. Berbagai produk olahan, teknologi sederhana, hingga formulasi agens pengendali hayati dipamerkan para petani dan penyuluh. Aktivitas ini menciptakan ruang interaksi yang mempertemukan pelaku hulu–hilir, sekaligus memunculkan peluang komersialisasi dari inovasi berbasis lokal.

Kemeriahan semakin terasa dengan hadirnya berbagai tokoh penting. Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, S.E., M.M. hadir didampingi perwakilan Dandim 1617/Jembrana Kapten Inf. I Made Sujana Arianta, perwakilan Kapolres Jembrana AKP I Putu Budi Santika, S.H., Guru Besar Fakultas Pertanian UNUD Prof. Dr. Ir. I Dewa Putu Oka Suardi, M.Si., serta perwakilan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, DPW Perhiptani Bali.

Dalam laporannya, Plt. Kepala Dinas Pertanian Ir. A.A. Ngurah Mahadikara Shadika, M.Si. menyampaikan bahwa terdapat lima kategori lomba dengan 25 peserta, serta total hadiah Rp27,5 juta dari APBD. Bank Indonesia turut memberikan dukungan berupa tropi sebagai simbol kolaborasi institusional untuk memperkuat ketahanan pangan.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Penyuluhan, I Komang Ariada, S.P., menekankan pentingnya sinergi antara penyuluh dan petani, termasuk dalam masa transisi kebijakan terkait penyesuaian status kepegawaian penyuluh. Ia juga memberi apresiasi khusus pada pencapaian Reni yang membawa Kelurahan Baler Bale Agung meraih prestasi nasional.

Puncak acara penyerahan tropi dan piagam kepada para pemenang. Bagi sebagian penyuluh dan petani, momen ini menjadi bentuk pengakuan resmi atas dedikasi mereka di lapangan sebuah insentif moral yang diyakini dapat memperkuat kinerja sektor pertanian ke depan.

Pekan Apresiasi Pertanian ini sekaligus menegaskan bahwa, Inovasi merupakan denyut nadi, petani dan penyuluh penjadi jantung Pertanian Jembrana. Kini, mulai memposisikan sektor pertanian tidak hanya sebagai penopang ketahanan pangan, tetapi juga sebagai sektor strategis yang layak mendapat panggung utama.

Koresponden NDN DPD Perhiptani Jembrana

Berikut hasil lengkap Lomba Pekan Apresiasi Pertanian 2025:

BPP Berprestasi

    I.        BPP Kec. Negara

  II.        BPP Kec. Pekutatan

III.        BPP Kec. Melaya

IV.        BPP Kec. Jembrana

   V.        BPP Kec. Mendoyo

■ GAPOKTAN Berprestasi

    I.        Subak Tibu Beleng – Penyaringan

  II.        Subak Puspasari – Tuwed

III.        Subak Mertasari – Loloan Timur

IV.        Subak Baluk – Baluk

   V.        Subak Pangyangan – Pangyangan

■ Kelompok Tani Berprestasi

    I.        Merta Abadi – Ekasari

  II.        Bhuana Sari – Yeh Sumbul

III.        Tani Lestari – Dangin Tukadaya

IV.        Sari Pertiwi – Berangbang

   V.        Subak Pangyangan – Pangyangan

■ Petani Berprestasi

    I.        I Putu Widiantara – Kaliakah

  II.        I Made Dwi Sumadi Putra – Yeh Sumbul

III.        Badrullah – Air Kuning

IV.        I Putu Aditya Warman – Nusasari

   V.        I Wayan Riasa – Pangyangan

■ Penyuluh Pertanian Berprestasi

    I.        Angrea Pratsna Paramitha, SP.

  II.        David Hermawan, SP.

III.        I Made Yogi Priyadi, SP.

IV.        Deni Prasetiyo, SP.

   V.        Dewi Wulan Gentari, SP, M.Agb.

What's Your Reaction?

Like Like 6
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0