KEP UD Tri Bhuana Sari Jadi Sorotan Tim Pusat

Tim pembina pusat Kementerian Pertanian turun langsung ke KEP UD Tri Bhuana Sari di Desa Carangsari, Petang, Badung, untuk memastikan tata kelola distribusi pupuk, layanan petani, dan kelembagaan koperasi berjalan optimal.

May 17, 2026 - 06:29
 0  9
KEP UD Tri Bhuana Sari Jadi Sorotan Tim Pusat

KEP UD Tri Bhuana Sari Jadi Sorotan Tim Pusat

Upaya menjaga stabilitas pasokan pangan tidak hanya dilakukan melalui peningkatan produksi di tingkat petani, tetapi juga melalui penguatan tata kelola distribusi sarana produksi pertanian. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah penyaluran pupuk bersubsidi agar tepat sasaran, transparan, dan berjalan tanpa hambatan hingga tingkat petani.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan monitoring dan evaluasi Tim Pembina Pusat Kementerian Pertanian ke Koperasi Ekonomi Petani (KEP) UD Tri Bhuana Sari di Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali.

Tim dipimpin Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP, Ir. Dwi Hayanti, M.Si., bersama Miranda Vionita, S.Ak. Kunjungan tersebut turut didampingi Ketua Kelompok Substansi (Kelsi) Penyuluhan Provinsi Bali, I Ketut Arya Sudiadnyana, SP., M.Agb., beserta jajaran, Katimker Kabupaten Badung, serta penyuluh wilayah binaan setempat.

Kegiatan monitoring difokuskan pada penguatan tata kelola kelembagaan Koperasi Ekonomi Petani (KEP), distribusi sarana produksi pertanian, serta pelayanan kepada petani di tingkat pengecer resmi. Tim juga memberikan arahan teknis sekaligus sosialisasi regulasi terbaru tahun 2026 terkait kuota pupuk bersubsidi.

Selain itu, tim memastikan sistem transaksi di kios berjalan baik tanpa kendala teknis yang berpotensi menghambat pelayanan kepada petani. Ketua UD Tri Bhuana Sari turut menyampaikan laporan mengenai tingkat serapan pupuk oleh petani di Desa Carangsari serta berbagai tantangan distribusi yang masih ditemui di lapangan.

KEP UD Tri Bhuana Sari selama ini menjadi salah satu unit yang aktif menyediakan kebutuhan sarana produksi pertanian bagi petani. Selain menyalurkan pupuk bersubsidi, unit tersebut juga menyediakan berbagai jenis pupuk non-subsidi guna memenuhi kebutuhan petani di wilayah Kabupaten Badung.

Stok Dipastikan Mencukupi

Dari hasil pemantauan langsung di gudang penyimpanan, ketersediaan pupuk subsidi maupun non-subsidi terpantau dalam kondisi aman dan mencukupi. Ketersediaan tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan petani selama musim tanam berlangsung.

Di sela kegiatan pembinaan, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP, Ir. Dwi Hayanti, M.Si., menegaskan pentingnya ketepatan data dan kualitas layanan dalam penyaluran sarana produksi kepada petani.

"Kami ingin memastikan tata kelola administrasi dan sistem penebusan pupuk bersubsidi berjalan transparan, akurat, dan tepat sasaran. Ketersediaan stok yang aman harus diimbangi pelayanan yang baik sehingga petani memperoleh haknya dengan cepat dan tanpa kendala teknis," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kelsi Penyuluhan Provinsi Bali, I Ketut Arya Sudiadnyana, SP., M.Agb., menilai pembinaan secara berkala penting dilakukan untuk mendeteksi kendala sedini mungkin.

"Pendampingan seperti ini menjadi langkah penting agar setiap persoalan di lapangan dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi. Kami bersama penyuluh akan terus mengawal agar distribusi saprodi berjalan lancar dan kebutuhan petani tetap terpenuhi," katanya.

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan penyuluh pertanian diharapkan semakin memperkuat tata kelola kelembagaan KEP sekaligus menjaga kelancaran distribusi sarana produksi pertanian. Dengan pengawasan dan pembinaan yang konsisten, rantai pasok kebutuhan petani di Kabupaten Badung diharapkan semakin responsif, akuntabel, dan mampu mendukung ketahanan pangan daerah. (Ratna Dewi/JikWid)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0