Jangan Buang! Saatnya Kulit semangka Jadi Peluang Usaha

“Jangan buang dulu kulit semangka,” ajak Penyuluh Pertanian Trisna Kartika usai pelatihan KWT. Menurutnya, dari bahan yang kerap dianggap limbah itu, terbuka peluang usaha rumahan yang sederhana namun bernilai. Dengan pengolahan yang tepat, kulit semangka bisa disulap menjadi manisan yang layak jual murah bahan, mudah dibuat, dan berpotensi menambah penghasilan keluarga.

Apr 25, 2026 - 04:57
Apr 25, 2026 - 05:02
 0  26
Jangan Buang! Saatnya Kulit semangka Jadi Peluang Usaha

Jangan Buang! Saatnya Kulit Semangka Jadi Peluang Usaha

Suasana pelatihan KWT masih terasa hangat. Di sela kegiatan, awak media Perhiptani berbincang dengan Penyuluh Pertanian, Trisna Kartika. Topiknya sederhana, tapi menarik bagaimana kulit semangka yang kerap dibuang bisa diolah manis jadian bernilai.

“Intinya bukan sekedar masak, tapi mengubah cara pandang,” ujar Trisna. Ia menjelaskan, bagian putih kulit semangka masih sangat layak diolah. Dalam pelatihan, peserta diajak langsung melakukan proses mulai dari memilah bahan hingga produk siap dikonsumsi.

Menurutnya, langkah awal yang paling penting adalah membersihkan kulit semangka dari bagian merah dan kulit hijau keras. “Kita ambil yang putih saja, itu kuncinya,” jelasnya. Setelah dipotong kecil, bahan direbus secukupnya hingga empuk. “Airnya jangan terlalu banyak, hanya untuk membantu pelunakan,” tambahnya.

Masuk tahap berikutnya, gula mulai berperan. Sebanyak 500 hingga 700 gram gula pasir ditambahkan, bersama sedikit garam dan parutan lemon untuk memperkaya rasa. Proses memasak dilakukan dengan api kecil. “Di sini kesabarannya diuji. Harus diaduk sesekali sampai kuah menyusut dan meresap,” kata Trisna sambil tersenyum.

Ciri manisan yang sudah jadi, lanjutnya, cukup mudah dikenal. Warna kulit berubah transparan, sementara kuah mengental dan mengilap. Pada tahap akhir ditambahkan peranakan lemon dan vanili untuk memperkuat aroma. “Hasilnya segar, tidak enek,” ujarnya.

Lebih jauh lagi, Trisna menekankan bahwa pelatihan ini bukan hanya soal keterampilan, tapi juga membuka peluang ekonomi. “Ini bisa jadi produk KWT. ​​Modalnya kecil, bahannya tersedia, dan nilai jualnya ada,” tegasnya.

Untuk penyimpanan, ia menyarankan agar manisan disimpan dalam wadah tertutup dan diletakkan di lemari pendingin. “Kalau di suhu ruangan, belum kami uji ketahanannya. Jadi lebih aman di kulkas,” katanya.

Pelatihan diakhiri dengan sesi mencicipi. Hasilnya, para peserta tampak antusias. Dari sederhana, lahir produk yang tak hanya lezat, tapi juga membuka ruang usaha baru.

Manisan Kulit Semangka

Untuk sekitar 1 kg manisan semangka beserta airnya

 Bahan:

- 700 gram - 1 kg kulit semangka yang sudah dibersihkan
- 300 ml air untuk merebus

- 500 - 700 gram gula pasir
- 1/2 sendok teh garam   
- parutan kulit jeruk lemon dari 1 butir jeruk ( opsional)
- 2 buah jeruk lemon, ambil airnya ( opsional) 
- 1/2 sendok teh vanili bubuk

What's Your Reaction?

Like Like 2
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0