Kita Harus Bergerak Bersama

Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali menggelar rapat koordinasi Luas Tambah Tanam (LTT) dengan melibatkan Dinas Pertanian, Dinas PU, BWS, Penyuluh Pertanian, dan Pekaseh untuk mengatasi masalah irigasi jebol dan meningkatkan produktivitas lahan di Denpasar.

Jul 21, 2025 - 14:46
Aug 10, 2025 - 13:38
 0  14
Kita Harus Bergerak Bersama

Dalam upaya meningkatkan efektivitas program Luas Tambah Tanam (LTT), Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali menggelar Rapat koordinasi mempertemukan unsur-unsur strategis dari berbagai sektor. Hadir dalam forum ini, Dinas Pertanian Provinsi, Dinas Pertanian Kota Denpasar Dinas Pekerjaan Umum (PU), serta Balai Wilayah Sungai (BWS), Penyuluh Pertanian, dan Pekaseh se-Kota Denpasar, Rabu, 18/06/2025.

Dr. drh. I Made Rai Yasa, MP., Kepala BRMP menekankan pentingnya sinergi untuk menghadapi tantangan pengelolaan sumber daya air dan kebutuhan pertanian. Rapat koordinasi ini bertujuan menyelaraskan strategi dan menyatukan komitmen dalam mendukung peningkatan produktivitas lahan melalui tata kelola air dan pola tanam yang efisien.

“LTT bukan hanya target administratif, tapi cerminan dari seberapa baik kita bekerja sama. Sinergi antara institusi teknis dan masyarakat petani menjadi kunci keberhasilan,” tandas Rai Yasa.

Oleh karena itu, lanjutnya, pentingnya kolaborasi semua pihak dalam mendukung target LTT. “Kita harus bergerak bersama. Program LTT hanya bisa sukses jika air tersedia tepat waktu dan lahan siap ditanami,” harapnya.

Hal senada disampaikan Ir. I Nyoman Suwastika, M.Si., Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi Bali, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah percepatan realisasi LTT, termasuk penyediaan sarana produksi dan penguatan koordinasi di lapangan.

Diskusi berlangsung dinamis. Berbagai masukan teknis dan pemetaan kondisi lapangan. Penyuluh menyampaikan rencana tanam dan potensi wilayah, pekaseh menyuarakan kebutuhan petani, sementara PU dan BWS diharapkan memberikan informasi terkini mengenai ketersediaan dan distribusi air, berhalangan hadir.

Kondisi nyata di lapangan, termasuk persoalan infrastruktur irigasi yang jebol di beberapa titik. Mereka mengusulkan agar perbaikan saluran dilakukan segera agar tidak mengganggu jadwal tanam dan distribusi air. “Kami minta perhatian segera pada irigasi yang jebol. Kalau dibiarkan, petani di hilir bisa gagal tanam,” tutur salah satu pekaseh.

129 hektare sawah di Subak Kerdung dan Subak Sesetan tidak bisa tanam padi dua musim berturut-turut. Lebih kurang sekitar 150 orang petani kehilangan pekerjaan. Dikawatirkan, jika tidak segera ditangani, petani akan beralih profesi dan lahan akan beralih fungsi.

Pasiter Kodim 1611/ Badung, I Made Arta yang mewakili Dandim 1611 menegaskan komitmen TNI dalam mendukung LTT. “Kami siap terlibat langsung, baik koordinasi dengan PU dan BWS Prov Bali bahkan kegiatan dilapangan dalam menyelesaikan dampak jaringa irigasi jebol ,” ujarnya.

Luh Ketut Ayu Sukarmi, S.P.,Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kota Denpasar, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap dinamika dan tantangan yang sedang dihadapi terkait pencapaian target Luas Tambah Tanam (LTT) di wilayah kami.

Sebagai ujung tombak pembangunan pertanian, kami menyadari bahwa LTT merupakan indikator penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan daerah. Namun, berbagai faktor seperti perubahan iklim, alih fungsi lahan, persoalan irigasi menjadi tantangan nyata yang dihadapi petani dan penyuluh di lapangan.

Rakor dihadiri juga Kabag Umum Sesditjen Tanaman Pangan Kementan, Nur Indriastuti, SE, selaku PJ Provinsi PJ LTT provinsi Bali mengatakan, kerjsama antara pemerintah pusat dan daerah akan menjadi kunci kuat keberhasilan dalam mencapai target swasembada pangan nasional. Terkait permasalahan yang dikeluhkan para Pekaseh (petani), aspirasi akan menjadi perhatian utama dalam rencana aksi ke depan. Berkomitmen menindaklanjuti bersama BRMP Bali dan dinas terkait melakukan audensi dengan Dinas PU Provinsi bali dan BWS Bali Penida. (Aryadewi)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0