Nuswantoro Pacu Mandiri Benih

Kelompok Tani Penangkar Benih Nuswantoro kian mantap menuju kemandirian benih. Didukung UPT BPSB Provinsi Bali dan Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, program mandiri benih digerakkan melalui verifikasi lapangan yang ketat sebagai langkah strategis menjamin ketersediaan benih unggul di tingkat petani.

Apr 21, 2026 - 06:15
Apr 21, 2026 - 06:17
 0  6
Nuswantoro Pacu Mandiri Benih

Nuswantoro Pacu Mandiri Benih

Gerak mandiri petani kian nyata di lapangan. Kelompok Tani Penangkar Benih Nuswantoro menunjukkan keseriusannya dengan menggelar verifikasi mandiri benih yang berlangsung lancar dan penuh optimisme. Tak tanggung-tanggung, kegiatan ini dikawal lintas lembaga, mulai UPT BPSB Provinsi Bali, PBT Wilayah Gianyar, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH), Kasubag TU UPT Benih, hingga penyuluh pertanian BPP Blahbatuh. Kolaborasi ini menjadi penegas bahwa program mandiri benih digarap serius, bukan sekadar wacana.

Didukung penuh UPT BPSB Provinsi Bali dan Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Nuswantoro siap menggeber pengembangan perbenihan sebagai langkah nyata menuju kemandirian benih di tingkat petani.

Skala garapan pun tidak main-main. Total 10 hektare lahan disiapkan sebagai basis produksi benih, tersebar di tiga titik strategis: 7 hektare di Subak Bunutin, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati; 2 hektare di Subak Tengieng, Desa Bona, Kecamatan Blahbatuh; dan 1 hektare di Subak Kembengan, Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar. Ini bukan sekadar luasan, melainkan cerminan tekad petani membangun kemandirian benih dari hulu.

Di lapangan, tim verifikator bekerja detail. Kesiapan lahan dicek, hingga kesesuaian teknis dipastikan sesuai standar produksi benih. Proses ini menjadi filter penting untuk memastikan benih yang dihasilkan tidak hanya tersedia, tetapi juga berkualitas dan layak edar.

Ketua Kelompok Tani Penangkar Benih Nuswantoro, I Gusti Ngurah Sura Adnyana, menegaskan optimisme tinggi terhadap program ini. Menurutnya, mandiri benih merupakan langkah strategis untuk memutus ketergantungan sekaligus memperkuat ketersediaan benih unggul di tingkat lokal.

“Kami sangat optimis. Lewat mandiri benih dan pengembangan in situ, potensi lokal bisa dimaksimalkan,” tegasnya.

Senada, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Ni Made Yuliani Putri, SP, M.Agb., menegaskan bahwa program mandiri benih menjadi salah satu kunci penguatan sektor pertanian daerah.

“Pemerintah daerah sangat mendorong upaya penangkaran benih oleh petani. Ini penting untuk menjamin ketersediaan benih unggul yang adaptif terhadap kondisi lokal, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujarnya.

Dengan dukungan penuh pemerintah serta sinergi antar lembaga yang solid, gerakan ini diproyeksikan menjadi role model pengembangan perbenihan berkelanjutan. Dampaknya tidak hanya memperkuat kemandirian petani, tetapi juga mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Gianyar dan sekitarnya.(Sintya/JikWid)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0