PPL–Petani Kepung Hama Tikus di Subak Akah

Ancaman hama tikus mulai mengintai hamparan padi di Subak Akah, Klungkung. Tak ingin serangan meluas, petani bersama penyuluh dan petugas pertanian turun langsung melakukan gerakan pengendalian terpadu untuk menjaga produktivitas sawah tetap aman.

May 24, 2026 - 04:32
 0  9
PPL–Petani Kepung Hama Tikus di Subak Akah

PPL–Petani Kepung Hama Tikus di Subak Akah

Ancaman hama tikus mulai mendapat perhatian serius di wilayah Subak Akah, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung. Untuk menjaga produktivitas tanaman padi petani tetap aman, gerakan pengendalian hama tikus dilaksanakan secara terpadu pada Kamis (22/5).

Saat ini, Subak Akah tengah memasuki fase pertanaman padi dengan luasan mencapai 92,8 hektare. Varietas yang mendominasi areal persawahan adalah Inpari 32, varietas yang selama ini menjadi andalan petani karena memiliki produktivitas yang cukup baik dan adaptif terhadap kondisi setempat.

Namun, di tengah pertumbuhan tanaman yang cukup menjanjikan, serangan hama tikus mulai terdeteksi pada sekitar 10 hektare lahan pertanian. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman dan menurunkan hasil panen apabila tidak segera ditangani.

Sebagai langkah cepat, dilakukan gerakan pengendalian secara terpadu dengan bantuan pestisida Ratgone sebanyak 18 kilogram yang digunakan untuk pengendalian pada areal seluas 18 hektare. Upaya ini dilakukan untuk menekan perkembangan populasi hama sekaligus mencegah serangan meluas ke hamparan pertanaman lainnya.

Gerakan pengendalian tidak hanya melibatkan petani, tetapi juga mendapat pengawalan langsung dari petugas pertanian lapangan. Hadir dalam kegiatan tersebut POPT Kecamatan Klungkung I Kadek Setiawan, PPL Desa Akah Pande Wayan Adi Suartama, S.TP., Koordinator BPP Kecamatan Klungkung Kadek Dwiyana Adiputra, SP.  serta Klian Subak Akah I Ketut Sandi.

Klian Subak Akah I Ketut Sandi mengatakan, serangan hama tikus mulai terlihat di beberapa titik lahan petani. Karena itu kami bergerak cepat bersama petani dan petugas pertanian agar populasinya tidak berkembang lebih luas. Harapannya pengendalian ini bisa menjaga pertumbuhan padi tetap baik sampai panen nanti.

Pengendalian hama tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Keberhasilan pengendalian sangat ditentukan oleh gerakan bersama dan dilakukan secara serentak.

"Penyuluh hadir tidak hanya saat budidaya berlangsung, tetapi juga saat petani menghadapi ancaman di lapangan. Kami terus mengawal petani mulai dari deteksi dini, pengendalian, hingga upaya menjaga hasil panen agar tetap optimal," tegas Adiputra.

Keterlibatan penyuluh dan petugas teknis menjadi bagian penting dalam memastikan pengendalian dilakukan secara tepat sasaran dan efektif. Sinergi antara petani dan petugas lapangan juga menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan produksi padi di wilayah tersebut.

Melalui gerakan pengendalian ini, diharapkan populasi hama tikus dapat ditekan sehingga pertumbuhan tanaman tetap optimal dan hasil panen petani di Subak Akah dapat terjaga. Dengan pengawalan yang berkelanjutan, ancaman kehilangan hasil akibat serangan organisme pengganggu tanaman diharapkan dapat diminimalkan.

Kontributor: DPD Klungkung

Editor: JikWid

What's Your Reaction?

Like Like 3
Dislike Dislike 0
Love Love 1
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0