YAA Bali Satukan Energi Petani Muda

Regenerasi petani di Bali mulai bergerak dengan wajah baru. Tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, generasi muda tani kini membangun kolaborasi lintas komoditas untuk memperkuat agribisnis sekaligus membuka pasar baru pertanian modern.

Jun 2, 2026 - 04:43
 0  3
YAA Bali Satukan Energi Petani Muda

YAA Bali Satukan Energi Petani Muda

Menindaklanjuti arahan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti, terkait percepatan regenerasi petani modern, Grand Finalis Young Ambassador Agriculture (YAA) 2026 asal Bali, Gede Nien Ari Cahyadi, melakukan kunjungan lapangan ke kebun kentang milik petani muda Komang Ediana di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Jumat (30/5).

Kunjungan tersebut menjadi bentuk nyata penguatan sinergi antarpemuda tani lokal dalam membangun pertanian modern berbasis kolaborasi, inovasi, dan pengembangan agribisnis.

Dalam berbagai kesempatan, Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti menegaskan bahwa Young Ambassador Agriculture memiliki peran strategis sebagai agen penggerak pembangunan pertanian di kalangan generasi muda. Anak muda didorong tidak hanya unggul dalam budidaya, tetapi juga mampu membangun jejaring usaha, hilirisasi produk, hingga membuka peluang pasar baru.

“Pembangunan pertanian membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda yang mau belajar, berinovasi, dan berani mengambil peran di sektor pertanian,” ujar Idha Widi Arsanti.

Pertemuan dua pemuda tani Bali tersebut turut membahas penguatan ekosistem agribisnis antarkomoditas. Gede Nien yang bergerak di sektor kopi lokal dan Komang Ediana di bidang hortikultura kentang mencoba membangun kolaborasi yang saling menguatkan.

Selain membahas diversifikasi komoditas dan hilirisasi produk, keduanya juga berdiskusi mengenai penerapan teknologi pertanian modern, termasuk penggunaan mulsa plastik pada budidaya kentang guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas di tengah tantangan perubahan iklim.

Tak hanya itu, mereka juga membuka peluang pemasaran kolektif untuk memotong rantai distribusi tradisional langsung menuju sektor pariwisata, hotel, hingga kafe komersial di Bali.

Gede Nien Ari Cahyadi mengatakan, kunjungan tersebut menjadi langkah awal membangun semangat kolaborasi antarpetani muda di Bali tanpa sekat komoditas.

“Sesuai arahan Ibu Kepala Badan, tugas kami sebagai Young Ambassador adalah menyebarkan semangat positif pertanian. Lewat sinergi perkebunan kopi dan hortikultura kentang ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemuda Bali mampu membangun ekosistem bisnis pertanian dari hulu hingga hilir,” ujarnya saat meninjau lahan kentang.

Sementara itu, Komang Ediana menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, pertukaran pengalaman dan jejaring antarpemuda tani menjadi energi baru bagi petani di daerah.

“Kegiatan seperti ini membuat kami di lapangan merasa tidak berjalan sendiri. Ada semangat bersama untuk memajukan pertanian Bali,” katanya.

Kegiatan tersebut turut didampingi Ketua Tim Kerja Pengelolaan Administrasi dan Kinerja Penyuluhan Pertanian Kabupaten Buleleng, Made Sumetriani, bersama Koordinator BPP Kecamatan Sukasada Mohammad Hanan dan para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Sukasada.

Sementara itu, Ketua Kelompok Substansi Pengelolaan Penyuluhan Pertanian (Kelsi) Provinsi Bali, I Ketut Arya Sudiadnyana, saat dihubungi secara terpisah menyampaikan bahwa keberhasilan Gede Nien Ari Cahyadi menjadi Young Ambassador Agriculture 2026 tidak terlepas dari peran dan pendampingan para penyuluh pertanian di Kabupaten Buleleng.

Menurutnya, pembinaan penyuluhan selama ini menjadi bagian penting dalam mendorong lahirnya generasi muda tani yang kreatif, adaptif, dan mampu menjadi inspirasi bagi petani lainnya.

“Kehadiran Gede Nien membuktikan bahwa pembinaan penyuluhan mampu melahirkan anak-anak muda pertanian yang berani tampil, berjejaring, dan membawa nama Bali di tingkat nasional,” ujarnya.

Melalui momentum tersebut, pertanian diharapkan semakin dipandang sebagai sektor masa depan yang modern, menjanjikan, dan memiliki daya saing tinggi di kalangan generasi muda Bali. (JikWid/DND)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0