Anom Wijaya: Pendiam yang Konsisten
Pendiam. Itulah kesan pertama banyak orang ketika mengenal Gita Anom Wijaya, S.P. Namun di balik sikap tenangnya, penyuluh pertanian yang kini menjabat Bidang Humas DPD PERHIPTANI Klungkung itu dikenal sangat konsisten dalam menjalankan tanggung jawab organisasi.
Anom Wijaya: Pendiam yang Konsisten
Tidak semua orang nyaman berada di pusat perhatian. Sebagian memilih bekerja dalam diam dan membiarkan hasil yang berbicara. Karakter itu pula yang sering dilekatkan pada Gita Anom Wijaya, S.P.
Di kalangan penyuluh pertanian Kabupaten Klungkung, sosok yang akrab disapa Anom Wijaya ini dikenal sebagai pribadi yang tenang. Ia bukan tipe orang yang gemar tampil mencolok dalam setiap forum. Namun bagi mereka yang sering bekerja bersamanya, ada satu hal yang selalu terlihat, konsistensi.
Saat ini Anom dipercaya mengemban tugas sebagai Bidang Humas DPD PERHIPTANI Kabupaten Klungkung. Peran tersebut membuatnya aktif membangun komunikasi organisasi sekaligus menjadi penghubung berbagai dinamika yang berkembang di kalangan penyuluh pertanian.
Menjelang Musyawarah Luar Biasa (Musdalub) PERHIPTANI Klungkung yang akan digelar Jumat (6 Maret 2026), namanya mulai diperbincangkan di internal organisasi. Forum tersebut digelar untuk menindaklanjuti dinamika organisasi sekaligus menjaga soliditas PERHIPTANI di daerah itu.
Bagi sebagian penyuluh, figur dengan pengalaman organisasi dan karakter kepemimpinan yang tenang namun konsisten menjadi harapan. Dalam percakapan itulah nama Anom Wijaya mulai muncul.
Perjalanan hidupnya sendiri cukup menarik. Ia lahir di Surabaya dan menghabiskan masa tumbuh kembang di Surabaya serta Jakarta. Lingkungan kota besar membentuk dirinya menjadi pribadi yang mandiri dan terbiasa menghadapi berbagai situasi.
Langkah hidupnya kemudian membawanya ke Bali. Ia melanjutkan pendidikan di Fakultas Pertanian Universitas Udayana. Masa kuliah menjadi fase penting yang membentuk karakter organisasinya.
Di kampus tersebut, Anom aktif dalam berbagai kegiatan mahasiswa, termasuk Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala). Dari organisasi ini ia belajar tentang disiplin, kerja tim, serta ketahanan mental menghadapi berbagai tantangan.
Rekan-rekannya semasa kuliah mengenang dirinya sebagai sosok yang tidak banyak bicara, tetapi selalu serius ketika diberi tanggung jawab.
“Dia bukan tipe orang yang suka mencari sorotan. Tapi kalau sudah diberi tugas, biasanya dijalankan sampai selesai,” ujar seorang rekannya.
Karakter itu tetap terlihat hingga kini. Dalam berbagai kegiatan organisasi, Anom dikenal bekerja dengan tenang namun terarah.
Musdalub PERHIPTANI Klungkung yang akan digelar besok akan menjadi momentum penting bagi perjalanan organisasi penyuluh di daerah tersebut. Forum itu akan menentukan arah kepemimpinan sekaligus masa depan organisasi.
Di tengah dinamika itu, nama Anom Wijaya mulai masuk dalam percakapan para anggota organisasi.
Bagi mereka yang mengenalnya, satu hal cukup jelas, Anom Wijaya mungkin tidak banyak bicara, tetapi selalu konsisten ketika menjalankan tanggung jawab.
Dan dalam dunia organisasi, karakter seperti itulah yang sering kali paling dibutuhkan. (JikWid)
What's Your Reaction?
Like
3
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0