Dari Bali untuk Sumatera: Penyuluh Bergerak, Peduli Tanpa Batas
DPW Perhiptani Bali menunjukkan aksi nyata kepedulian dengan menggalang donasi bagi korban banjir dan longsor di Sumatera. Di bawah koordinasi I Ketut Arya Sudiadnyana dan Ni Made Ratnasari, semangat solidaritas tumbuh menjadi energi kebersamaan yang menembus jarak.
Dari Bali untuk Sumatera:
Penyuluh Bergerak, Peduli Tanpa Batas
Musibah banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat membawa duka mendalam bagi masyarakat, termasuk para penyuluh pertanian yang terdampak. Banyak di antara mereka kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan darurat.
Sebagai bentuk empati dan solidaritas, Ketua Dewan Pengurus Wilayah Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia Bali (DPW PERHIPTANI) Bali bergerak cepat menginisiasi gerakann “ Perhiptani Bali Perduli Bencana Sumatera”. Ketua DPW Dr. Ir. I Wayan Alit Artha Wiguna, M.Si., memberikan mandat kepada I Ketut Arya Sudiadnyana, S.P., M.Agb., selaku Ketua Harian DPW Perhiptani Bali yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Organisasi Profesi Para Penyuluh Pertanian Bali, untuk mengoordinasikan penggalangan donasi.
Peenggalangan dana dilakukan secara terpusat melalui Bendahara DPW Perhiptani Bali, Ni Made Ratnasari, S.P., guna memastikan proses berjalan transparan, tertib, dan akuntabel. Respons cepat ini mendapat sambutan positif dari seluruh DPD Perhiptani kabupaten/kota se-Bali yang turut berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing.
Hasilnya, berkat semangat kebersamaan itu terkumpul donasi sebesar Rp14.040.000,. Dana tersebut telah disetorkan kepada DPP Perhiptani Pusat untuk kemudian disalurkan kepada korban bencana di wilayah Sumatera.
Ketua DPW Perhiptani Bali, Dr. Alit Artha Wiguna, menyampaikan apresiasinya atas semangat gotong royong seluruh anggota. “Kepedulian ini bukan sekadar donasi, tetapi wujud persaudaraan sejati antarpenyuluh di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Harian DPW Perhiptani Bali, Arya Sudiadnyana, menegaskan bahwa aksi ini mencerminkan komitmen moral para penyuluh untuk selalu hadir dalam setiap situasi kemanusiaan. “Kami mungkin jauh secara jarak, tapi hati kami dekat untuk membantu saudara-saudara di Sumatera,” tandas Arya. (jikwid)
What's Your Reaction?
Like
5
Dislike
0
Love
1
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0