Novita & Sintya Bikin Delegasi 14 Negara “Baper”
Dua penyuluh Gianyar mencuri perhatian saat memaparkan praktik pertanian berkelanjutan di hadapan 29 peserta dari 14 negara dalam pelatihan internasional BPK-RI bertema ketahanan pangan.
Novita & Sintya Bikin Delegasi 14 Negara “Baper”
Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar kembali menunjukkan kiprah terbaiknya. Bukan hanya lewat program, tetapi melalui kualitas SDM muda yang mampu tampil percaya diri di forum internasional. Itu terlihat dalam “Hands-On Audit Training in Cross-Cutting Issues of Food Security”, pelatihan bergengsi yang digelar BPK-RI di Desa Sidan, Gianyar.
Kegiatan berskala internasional ini diikuti 29 peserta dari 14 negara, serta perwakilan Kementerian Pertanian RI, Balai Diklat BPK-RI, dan berbagai OPD Kabupaten Gianyar. Kehadiran mereka disambut hangat pemerintah dan masyarakat Desa Sidan yang tampil sebagai tuan rumah.
Sejak pagi rombongan diajak melihat langsung praktik pertanian organik dan pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Mulai UPPO Subak Kwalonan, TPS3R, BUMDes, hingga kawasan Kissidan Eco Hill. Namun, perhatian peserta justru tertambat pada dua penyuluh muda Gianyar yang menjadi bintang lapangan dalam sesi pemaparan teknis.
Tegas, Fasih, dan Menguasai Materi Teknis
Di UPPO Subak Kwalonan, Novita Eka Safitri, S.TP. yang masih berstatus CPNS PPL menjadi pusat sorotan. Berbicara dengan bahasa Inggris yang fasih dan percaya diri, Novita memaparkan proses pembentukan UPPO, tantangan operasional, hingga mekanisme produksi pupuk organik dari bahan mentah sampai siap pakai.
Gesturnya tenang, penyampaiannya runtut. Peserta dari berbagai negara terlihat antusias bertanya dan mendokumentasikan setiap langkah pengolahan. Penampilan Novita menjadi bukti bahwa penyuluh muda Gianyar tak hanya bekerja di sawah, tetapi juga siap tampil di forum internasional.
Program Unggulan
Setelah Novita, kini giliran Ni Kadek Sintya Dewi, S.P. yang tampil menyuguhkan penjelasan komprehensif mengenai dukungan Dinas Pertanian Gianyar terhadap Desa Sidan. Dalam bahasa Inggris yang lancar, Sintya menguraikan berbagai program unggulan mulai bantuan benih bersertifikat, pendampingan sertifikasi organik, penyaluran pupuk bersubsidi, pengadaan alsintan, rehabilitasi irigasi, sampai penguatan ekonomi pertanian melalui BUMDes dan pameran lokal.
Presentasinya yang tertata membuat peserta kian memahami bagaimana Dinas Pertanian merangkai program dari hulu ke hilir untuk memperkuat ekosistem pangan di tingkat desa.
Kolaborasi Jadi Fondasi
Dinas Pertanian Gianyar menegaskan bahwa keberhasilan Sidan tak lepas dari kolaborasi lintas sektor. Sejumlah OPD DKP-KP, DLH, Dinas Pariwisata, hingga Pemerintah Desa Sidan berperan menciptakan ekosistem pertanian yang tangguh, produktif, dan berkelanjutan.
Kehadiran delegasi dari 14 negara menjadi momentum bagi Desa Sidan untuk menunjukkan capaian konkret pertanian berbasis komunitas. Penampilan Novita dan Sintya yang memukau menjadi representasi bahwa penyuluh pertanian Gianyar siap bersaing di level internasional.
Koresponden Sintya – Novita DPD Perhiptani Gianyar
What's Your Reaction?
Like
3
Dislike
0
Love
2
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
1