Nyoman Sukardana: Sosok Inspiratif dari Buleleng
Langkah Nyoman Sukardana, menapaki jalan panjang pengabdian. Pernah jadi konsultan tanaman, pengelola agrowisata, hingga pelaksana irigasi modern semuanya bermuara pada satu hal, kecintaan mendalam pada dunia pertanian dan para petaninya.
Nyoman Sukardana:
Sosok inspiratif dari Buleleng
Dari tanah kelahiran di Desa Bulian, Kecamatan Kubutambahan, Nyoman Sukardana, S.P. menapaki perjalanan panjang pengabdian di dunia pertanian. Pernah menjadi konsultan tanaman, pengelola agrowisata, hingga pelaksana irigasi modern semua ia jalani dengan satu tujuan, menumbuhkan harapan dan kemajuan bagi para petani di Buleleng.
Nyoman Sukardana adalah sosok penyuluh pertanian yang lahir dan besar di Desa Bulian, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Sejak kecil, ia sudah akrab dengan tanah dan ternak. Semangat bertani dan beternak tumbuh sejak duduk di bangku SD Kubutambahan, tempat ia menamatkan pendidikan dasar pada tahun 1996. Dari usia belia, ia telah membantu orang tua mengolah sawah, menanam sayur, serta merawat ternak pengalaman yang kelak membentuk kecintaannya terhadap dunia pertanian.
Setelah lulus dari Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPP–SPMA) Dati I Bali pada tahun 2002, Nyoman Sukardana merantau ke Cianjur, Jawa Barat, dan dipercaya menjadi konsultan budidaya tanaman Macadamia selama satu tahun. Tanaman Macadamia yang ia kembangkan kala itu merupakan proyek pengembangan bahan baku energi alternatif untuk pembuatan bahan bakar pesawat. Pengalaman tersebut memperkaya wawasannya tentang penerapan teknologi modern dalam sektor pertanian.
Usai masa tugas di Cianjur, ia kembali ke Bali dan bergabung dengan Puri Bagus Ponjok Batu sebagai pengelola agrowisata selama dua tahun. Di sana, ia terlibat langsung dalam pengembangan konsep wisata pertanian terpadu yang menggabungkan keindahan alam, edukasi, dan pelestarian lingkungan. Setelah itu, ia turut menjadi tim lapangan proyek pemasangan jaringan irigasi tetes (drip irrigation) di Puri Bagus Agro Pelaga, sistem irigasi modern yang efisien untuk mendukung pertanian hortikultura berkelanjutan.
Semua pengalaman tersebut menjadi bekal berharga ketika pada tahun 2007 ia resmi meniti karier sebagai Penyuluh Pertanian. Tugas pertamanya dijalani di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kubutambahan. Kemudian pada tahun 2010, ia dipindahkan ke BPP Tejakula, sebelum akhirnya kembali lagi ke BPP Kubutambahan pada tahun 2019, tempatnya bertugas hingga kini.
Di tengah kesibukannya sebagai aparatur penyuluh, Nyoman Sukardana tidak pernah lepas dari dunia nyata pertanian. Di luar kedinasan, ia aktif sebagai petani sayuran yang mengelola lahan secara mandiri dengan konsep ramah lingkungan dan terintegrasi. Ia juga berperan sebagai pelaksana Inseminasi Buatan (IB) untuk sapi Bali, membantu para peternak di wilayahnya meningkatkan kualitas bibit dan produktivitas ternak. Perannya ganda sebagai pembimbing, petani, dan pelaku lapangan membuatnya semakin memahami kebutuhan dan tantangan petani secara nyata.
Kesadarannya akan pentingnya ilmu pengetahuan membuatnya terus belajar. Pada tahun 2020, ia melanjutkan studi di Universitas Panji Sakti Singaraja, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi. Di sela tugas penyuluhan dan kegiatan bertani, ia dengan tekun menyelesaikan pendidikannya hingga berhasil meraih gelar Sarjana Pertanian pada tahun 2024.
Baginya, menjadi penyuluh pertanian bukan sekadar profesi, melainkan panggilan jiwa. Ia percaya bahwa kesejahteraan petani dan keberlanjutan lingkungan hanya dapat tercapai bila ilmu, teknologi, dan praktik lapangan berjalan beriringan.
“Saya akan tetap menjadi penyuluh, karena dari sanalah saya bisa mengabdi, berbagi ilmu, dan mempraktikkan langsung apa yang saya sampaikan kepada petani dan peternak,” ujarnya mantap.
Dengan dedikasi dan cinta terhadap pertanian, Nyoman Sukardana, S.P. terus menjadi sosok inspiratif di Kabupaten Buleleng mengabdi tanpa lelah demi kemajuan petani, kelestarian lingkungan, dan masa depan pertanian yang berkelanjutan. (jikwid)
What's Your Reaction?
Like
3
Dislike
0
Love
2
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0