Penyuluh Jadi Motor, Poktan Sami Asih Tanam Cabe Organik

GIANYAR – Penyuluh pertanian kembali menunjukkan perannya sebagai motor penggerak di lapangan. Bersama Kelompok Tani (Poktan) Sami Asih, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Gianyar mengawal penanaman cabe organik di lahan seluas 20 are di Desa Sidan, Senin (15/6). Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan melalui pertanian ramah lingkungan.

Jun 17, 2026 - 06:14
 0  16
Penyuluh Jadi Motor, Poktan Sami Asih Tanam Cabe Organik

Penyuluh Jadi Motor, Poktan Sami Asih Tanam Cabe Organik

Sejak pagi, suasana kebersamaan begitu terasa. Kepala Desa Sidan Made Sukra Suyasa, S.Sos., jajaran BPP Kecamatan Gianyar, dan seluruh anggota Poktan Sami Asih tampak bahu-membahu turun ke lahan yang telah dipersiapkan dengan mulsa plastik. Semangat gotong royong menjadi energi tersendiri dalam memulai budidaya komoditas hortikultura tersebut.

Ketua Poktan Sami Asih, Wayan Kaler, menegaskan bahwa penanaman cabe organik bukan sekadar aktivitas budidaya biasa. Lebih dari itu, langkah tersebut merupakan wujud komitmen petani untuk menghadirkan produk yang sehat sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya alam.

“Ini bukan sekadar menanam cabe, tetapi juga menjaga kesuburan tanah dan menghasilkan pangan yang lebih sehat bagi masyarakat. Kami ingin membuktikan bahwa pertanian organik memiliki masa depan yang menjanjikan,” ujarnya.

Di balik semangat para petani, terdapat peran penyuluh pertanian yang terus hadir mendampingi dari hulu hingga hilir. Pendampingan intensif dilakukan oleh penyuluh pertanian BPP Kecamatan Gianyar, Putu Surya Angga Raditya, SP. Penyuluh muda tersebut selama ini aktif mengawal pengembangan pertanian organik di Desa Sidan, mulai dari persiapan lahan hingga penerapan teknik budidaya yang sesuai standar.

Koordinator BPP Kecamatan Gianyar, Ni Nyoman Apriani, SP, menilai semakin banyak petani yang menyadari pentingnya menerapkan sistem pertanian yang sehat dan berkelanjutan. Menurutnya, pengembangan cabe organik memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap konsumsi pangan sehat.

“Pengembangan cabe organik memiliki prospek yang cukup baik. Selain menghasilkan produk yang lebih sehat, sistem budidaya organik juga mampu menjaga kesuburan tanah dan kelestarian lingkungan. BPP Kecamatan Gianyar akan terus mendampingi petani agar pengembangan pertanian organik ini semakin maju dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pertanian organik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan budidaya, tetapi juga oleh sinergi seluruh pihak. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani menjadi modal penting dalam membangun kawasan pertanian yang tangguh dan berdaya saing.

Dengan semangat tersebut, budidaya cabe organik di Desa Sidan diharapkan mampu menjadi percontohan bagi wilayah lain di Kabupaten Gianyar. Dari lahan seluas 20 are itu, Poktan Sami Asih optimistis dapat melahirkan sentra cabe organik yang tidak hanya bernilai ekonomi tinggi, tetapi juga menjadi bukti bahwa pertanian yang ramah lingkungan mampu menjawab tantangan ketahanan pangan masa depan. (JikWid)

What's Your Reaction?

Like Like 1
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0