Go Organik Bergema dari Sidan
GIANYAR – Semangat pertanian ramah lingkungan kembali digaungkan di Kabupaten Gianyar. Melalui Gerakan Tanam Padi Organik di kawasan Subak Babakan, Desa Sidan, Jumat (12/6), pemerintah daerah bersama seluruh elemen pertanian bersatu membangkitkan kembali gerakan Go Organik demi mewujudkan sistem budidaya yang sehat, berkelanjutan, dan bernilai ekonomi tinggi.
Go Organik Bergema dari Sidan
Semangat mengembalikan pertanian yang sehat dan ramah lingkungan kembali digaungkan di Kabupaten Gianyar. Pemerintah Desa Sidan bersama Pemerintah Kabupaten Gianyar dan seluruh pemangku kepentingan pertanian bersatu padu membangkitkan kembali gerakan Go Organik melalui aksi tanam padi organik di kawasan Subak Babakan, Desa Sidan, Kecamatan Gianyar, Jumat (12/6).
Kegiatan yang dipusatkan di Kissidan Eco Hill tersebut menjadi simbol kebangkitan pertanian berkelanjutan di Kabupaten Gianyar. Sejumlah unsur pemerintah dan aparat turut hadir, mulai dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Gianyar, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Kapolsek Gianyar, Danramil 1616/Gianyar, Camat Gianyar, Ketua BPD beserta anggota, Bhabinkamtibmas Desa Sidan, Babinsa Desa Sidan, Katimker Penyuluhan Kabupaten Gianyar, hingga Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Gianyar bersama seluruh penyuluh pertanian se-kecamatan Gianyar.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh peserta turun langsung ke sawah melakukan penanaman sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendorong pengembangan pertanian organik yang lebih luas dan berkelanjutan.
Pertanian organik sendiri merupakan sistem budidaya yang mengedepankan pemanfaatan bahan-bahan alami dan proses biologis dalam pengelolaan lahan. Sistem ini meminimalkan penggunaan pupuk maupun pestisida kimia sintetis yang dalam jangka panjang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan menurunkan kualitas sumber daya alam.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Ni Made Yuliani Putri, SP., M.Agb., mengatakan bahwa gerakan tanam padi organik di Desa Sidan merupakan bagian dari upaya membangun sistem pertanian yang lebih sehat, berkelanjutan, dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi bagi petani.
Menurutnya, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap konsumsi pangan sehat menjadi peluang besar bagi pengembangan beras organik di Gianyar. Karena itu, pihaknya terus mendorong terbentuknya kawasan-kawasan pertanian organik yang didukung oleh sinergi antara pemerintah, penyuluh pertanian, serta petani di lapangan.
"Kami ingin Desa Sidan menjadi pemantik kebangkitan pertanian organik di Gianyar. Melalui pendampingan penyuluh dan semangat petani, kami berharap gerakan ini terus meluas sehingga mampu menghadirkan produk pangan yang sehat, menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus meningkatkan pendapatan petani. Go Organik harus menjadi gerakan bersama, bukan sekadar program," tegasnya.
Sebagai gantinya, pertanian organik mengandalkan penggunaan pupuk organik, kompos, pupuk hijau, serta mikroorganisme bermanfaat yang mampu menjaga keseimbangan ekosistem pertanian. Melalui pendekatan tersebut, produk yang dihasilkan tidak hanya sehat dan aman dikonsumsi, tetapi juga mendukung kelestarian lingkungan.
Gerakan ini menjadi jawaban atas tantangan modernisasi pertanian yang selama beberapa dekade banyak bergantung pada input kimia. Dengan kembali menghidupkan semangat Go Organik, Gianyar ingin membangun sistem pertanian yang tidak hanya mengejar produktivitas, tetapi juga menjaga keberlanjutan sumber daya alam bagi generasi mendatang.
Pengembangan padi organik diharapkan mampu menjaga bahkan meningkatkan kesuburan tanah melalui pemanfaatan bahan organik yang mendukung aktivitas mikroorganisme serta memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Selain itu, penggunaan pupuk dan pestisida kimia sintetis dapat ditekan sehingga kualitas tanah, air, dan keanekaragaman hayati di sekitar lahan pertanian tetap terjaga.
Dari sisi ekonomi, padi organik juga memiliki prospek yang menjanjikan. Beras organik umumnya memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan beras konvensional, sehingga berpotensi meningkatkan pendapatan petani. Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pangan sehat, permintaan terhadap produk organik pun diperkirakan terus bertumbuh dan membuka peluang pasar yang semakin luas.
Katimker Penyuluhan Kabupaten Gianyar, I Made Geben, SP, menilai meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pangan sehat menjadi peluang besar bagi pengembangan padi organik di Gianyar. Karena itu, pihaknya mendorong agar gerakan Go Organik yang kembali digaungkan dari Desa Sidan dapat menjadi tonggak lahirnya sentra-sentra padi organik baru di Kabupaten Gianyar.
"Jika dikelola secara konsisten, pertanian organik akan memberikan manfaat yang sangat besar, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi. Produk organik memiliki nilai tambah yang tinggi dan dapat menjadi salah satu kekuatan pertanian Gianyar di masa depan," ungkapnya.
Melalui gerakan ini, Gianyar berharap dapat mewujudkan sistem budidaya padi yang produktif, sehat, ramah lingkungan, serta mampu mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Lebih dari itu, kebangkitan pertanian organik di Desa Sidan diharapkan menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam membangun pertanian berkelanjutan yang tetap lestari bagi generasi sekarang dan masa depan.
Koresponden: Mahendra
Editor: JikWid
What's Your Reaction?
Like
3
Dislike
0
Love
1
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0