Gung Sri: Brix Jadi Tiket Hortikultura Masuk Pasar Premium Bali

DENPASAR – Ukuran buah yang besar belum tentu menjamin harga tinggi. Bagi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) CWS Provisni Bali, Anak Agung Sri Dwipayani, S.P., derajat Brix atau tingkat kemanisan kini menjadi tiket utama agar produk hortikultura mampu bersaing dan masuk ke pasar premium Bali yang semakin selektif terhadap kualitas.

Jun 13, 2026 - 00:51
 0  1
Gung Sri: Brix Jadi Tiket Hortikultura Masuk Pasar Premium Bali

Gung Sri: Brix Jadi Tiket Hortikultura Masuk Pasar Premium Bali

DENPASAR – Persaingan produk hortikultura di Bali kini tidak lagi ditentukan semata oleh ukuran dan berat hasil panen. Konsistensi rasa dan kualitas buah justru menjadi faktor utama untuk menembus pasar premium, termasuk memenuhi kebutuhan hotel, restoran, dan sektor pariwisata yang berkembang pesat di Pulau Dewata.

Hal itu menjadi perhatian serius Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) CWS Provisni Bali, Anak Agung Sri Dwipayani, S.P., yang bersama petani lokal I Made Redika terus memperkuat standardisasi kualitas pascapanen melon jaring hijau di kawasan Sidakarya, Denpasar.

Di sela kegiatan panen, suasana diskusi lapangan berlangsung hangat. Tim teknis bersama petani langsung mencicipi potongan melon segar untuk menguji tekstur daging buah sekaligus mengevaluasi tingkat kemanisan melalui capaian angka Brix. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan hasil panen memiliki karakter rasa yang konsisten, manis, dan renyah sesuai dengan standar pasar premium.

Menurut Gung Sri, keberhasilan budidaya hortikultura modern tidak lagi hanya diukur dari banyaknya produksi, tetapi juga dari kemampuan menghasilkan kualitas rasa yang seragam. Karena itu, pengukuran derajat Brix menggunakan refraktometer menjadi indikator objektif yang sangat penting dalam menentukan nilai jual produk.

Sebagai aparatur yang berpengalaman di bidang hortikultura, ia secara intensif membagikan pemahaman teknis kepada petani mengenai pengelolaan nutrisi, khususnya unsur kalium, serta pengaturan cekaman air pada fase menjelang panen untuk mendorong pembentukan gula secara optimal.

"Pertanian modern menuntut kita bergerak berdasarkan data, bukan sekadar perkiraan. Tingkat kemanisan atau derajat Brix merupakan parameter mutlak apabila produk hortikultura ingin menembus pasar swalayan maupun sektor pariwisata premium di Bali. Dengan manajemen kalium yang presisi dan pembatasan air menjelang panen, pembentukan gula pada buah dapat dioptimalkan sehingga melon Sidakarya memiliki nilai tawar yang lebih tinggi," ujar Anak Agung Sri Dwipayani di sela kegiatan pendampingan.

Pendekatan berbasis sains tersebut mendapat sambutan positif dari I Made Redika. Petani yang mengelola lahan melon di Sidakarya itu mengaku memperoleh perspektif baru mengenai pentingnya penanganan tanaman pada fase akhir sebelum panen.

Menurutnya, pendampingan yang dilakukan PPL memberikan pemahaman bahwa keberhasilan budidaya tidak berhenti ketika buah tumbuh besar, tetapi juga ditentukan oleh bagaimana kualitas rasa dapat dijaga hingga saat panen tiba.

"Pendampingan dari Ibu PPL membuka wawasan kami bahwa merawat melon tidak berhenti sampai buahnya besar. Ternyata pengaturan kondisi lahan menjelang panen sangat menentukan tingkat kemanisan dan berpengaruh langsung terhadap harga jual. Kami berharap standar Brix yang terjaga membuat melon Sidakarya semakin diminati pasar dengan harga yang menguntungkan petani," ungkap Made Redika.

Langkah yang digerakkan PPL bersama petani tersebut menjadi bukti bahwa pertanian berbasis sains mulai mengakar kuat di tingkat lapangan. Standardisasi kualitas dan penerapan teknik budidaya yang presisi membuka peluang lebih besar bagi melon lokal Sidakarya untuk mengisi ceruk pasar premium, sekaligus memperkuat posisi produk hortikultura Bali di tengah tingginya permintaan sektor pariwisata.

Dengan kualitas yang semakin terukur, melon Sidakarya tidak hanya menjual hasil panen, tetapi juga menjual cita rasa yang menjadi identitas produk unggulan lokal. Di sinilah derajat Brix menjadi lebih dari sekadar angka, melainkan tiket bagi produk hortikultura Bali untuk naik kelas dan bersaing di pasar premium. (JikWid)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0