Arya: Penyuluh Kunci Dongkrak Produksi Petani
Di balik keberhasilan peningkatan produksi pertanian, ada peran penyuluh yang tak pernah lepas dari petani. Hal itu ditegaskan Ketua Kelsi Provinsi Bali sekaligus Ketua Harian Perhiptani Bali, I Ketut Arya Sudiadnyana, saat menghadiri gerakan tanam cabai di Subak Langge, Sukawati, Gianyar.
Arya: Penyuluh Kunci Dongkrak Produksi Petani
GIANYAR – Gerakan tanam cabai di Subak Langge, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Kamis (4/6), tidak hanya menjadi momentum peningkatan produksi hortikultura. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menegaskan pentingnya peran penyuluh pertanian dalam mengawal petani menghadapi berbagai tantangan usaha tani di lapangan.
Ketua Kelompok Substansi Pengelolaan Penyuluhan Pertanian (Kelsi) Provinsi Bali sekaligus Ketua Harian Perhiptani Bali, I Ketut Arya Sudiadnyana, SP., M.Agb., menilai peningkatan produksi pertanian tidak cukup hanya mengandalkan bantuan sarana produksi. Penguatan kapasitas sumber daya manusia petani melalui pendampingan dan edukasi berkelanjutan menjadi faktor penentu keberhasilan pembangunan pertanian.
Menurut Arya, penyuluh pertanian memiliki peran strategis sebagai jembatan antara inovasi teknologi dengan praktik budidaya di tingkat petani. Karena itu, keberadaan penyuluh harus terus diperkuat agar mampu mendampingi petani dalam menerapkan teknologi yang sesuai dengan kondisi wilayahnya.
"Produksi yang tinggi harus dibangun di atas pengetahuan dan keterampilan petani yang baik. Di sinilah peran penyuluh menjadi sangat penting untuk memastikan inovasi dan teknologi pertanian benar-benar diterapkan di lapangan," ujarnya.
Ia menjelaskan, berbagai program peningkatan kapasitas petani terus didorong melalui kegiatan Sekolah Lapang, demonstrasi cara, hingga pendampingan intensif oleh penyuluh pertanian. Program tersebut tidak hanya diterapkan pada komoditas cabai, tetapi juga padi dan komoditas strategis lainnya.
"Kita terus mendorong pemanfaatan teknologi dan inovasi budidaya melalui program Sekolah Lapang, baik untuk komoditas cabai maupun padi, agar kemampuan dan keterampilan petani semakin meningkat," katanya.
Arya menambahkan, penerapan teknologi budidaya yang tepat akan memberikan dampak langsung terhadap produktivitas dan efisiensi usaha tani. Petani tidak hanya mampu meningkatkan hasil panen, tetapi juga dapat menekan biaya produksi dan mengurangi risiko kegagalan akibat perubahan iklim maupun serangan organisme pengganggu tanaman.
Menurutnya, tantangan pertanian saat ini semakin kompleks. Oleh karena itu, petani memerlukan pendampingan yang berkelanjutan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dinamika pasar.
"Pertanian modern bukan hanya soal alat dan mesin. Yang paling utama adalah bagaimana petani memahami teknologi tersebut dan mampu menerapkannya secara tepat. Karena itu, peningkatan kualitas SDM petani harus menjadi prioritas bersama," tegasnya.
Ia juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, lembaga teknis, dan petani dalam gerakan tanam cabai di Subak Langge. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Bagi Arya, keberhasilan pembangunan pertanian tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja. Diperlukan kerja sama yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan, mulai dari perencanaan, pendampingan, hingga pemasaran hasil pertanian.
"Gerakan tanam cabai ini menunjukkan bahwa ketika pemerintah, penyuluh, dan petani bergerak bersama, maka target peningkatan produksi dan ketahanan pangan akan lebih mudah dicapai. Harapan kita, produksi cabai Gianyar terus meningkat, petani semakin sejahtera, dan kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik," pungkasnya.
Gerakan tanam cabai di Subak Langge menjadi bukti bahwa pembangunan pertanian tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada pembangunan kapasitas petani sebagai pelaku utama sektor pertanian. Dengan dukungan penyuluhan yang kuat dan penerapan teknologi yang tepat, pertanian Bali diharapkan semakin tangguh, produktif, dan berkelanjutan. (JikWid)
What's Your Reaction?
Like
2
Dislike
0
Love
1
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0