"PERHIPTANI Bali Orkestrasi Gerakan Tanam Padi Terbesar Tahun Ini”

Seruan “Satu, dua, tiga…” menggema dari lahan Subak Sembung, Denpasar Utara, Jumat (18/7), menjadi aba-aba resmi dimulainya Gerakan Tanam Padi Serentak di seluruh wilayah Provinsi Bali. Seruan itu dilontarkan langsung oleh Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali, Dr. drh. I Made Rai Yasa, MP. sebagai tanda dimulainya aksi tanam massal dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-38 Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (PERHIPTANI).

Aug 30, 2025 - 13:02
 0  14
"PERHIPTANI Bali Orkestrasi Gerakan Tanam Padi Terbesar Tahun Ini”

"PERHIPTANI Bali Orkestrasi Gerakan Tanam Padi Terbesar Tahun Ini”

Seruan “Satu, dua, tiga…” menggema dari lahan Subak Sembung, Denpasar Utara, Jumat (18/7), menjadi aba-aba resmi dimulainya Gerakan Tanam Padi Serentak di seluruh wilayah Provinsi Bali. Seruan itu dilontarkan langsung oleh Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali, Dr. drh. I Made Rai Yasa, MP. sebagai tanda dimulainya aksi tanam massal dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-38 Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (PERHIPTANI).

Kegiatan ini digagas oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PERHIPTANI Provinsi Bali dan dilaksanakan secara regional di seluruh sembilan kabupaten/kota di Bali, dengan pusat kegiatan di Subak Sembung. Pelaksanaan Gerakan Tanam Padi Bersama di Subak Sembung hari ini, menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa pertanian Bali harus terus kita jaga, kita rawat, dan kita dorong agar tetap menjadi tulang punggung kehidupan masyarakat, sekaligus sebagai warisan budaya dunia yang hidup dan berdaya.

 

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali dalam sambutannya, diwakili dan dibacakan I Gede Vibhuti Kumarananda, S.P., M.Agb. Penyuluh Pertanian Ahli Pertama mengatakan, di usia yang ke-38 ini, kami berharap agar Perhiptani semakin solid, adaptif, dan inovatif dalam menghadapi tantangan zaman. Era digital, perubahan iklim, dan pergeseran minat generasi muda terhadap pertanian adalah tantangan nyata yang harus kita jawab bersama dengan strategi dan pendekatan yang lebih kreatif dan adaptif.

 

”Penyuluh yang kuat akan melahirkan petani yang hebat, dan petani yang hebat akan mengguncang dunia dengan pangan yang melimpah dan pertanian yang berdaulat !”, tandas Vibhuti menyemangati dihadapan para penyuluh dan petani.

Hal senada juga disampaikan, Dr. drh. I Made Rai Yasa, MP. mengatakan, sebagai institusi yang mendorong modernisasi pertanian, BRMP Bali mendukung penuh inisiatif seperti ini sebagai bagian dari transformasi sistem pertanian kita dari hulu ke hilir.

“Penyuluh pertanian bukan sekadar pekerjaan, melainkan profesi yang membutuhkan kompetensi mendalam di bidang pertanian serta kemampuan komunikasi yang baik. Seperti kata George Washington, “Pertanian adalah pekerjaan yang paling mulia,” dan para penyuluh adalah sahabat dari para petani orang-orang mulia itu,” ujar Rai Yasa.

Sementara itu, ratusan peserta dari berbagai daerah di Bali mengikuti kegiatan ini secara daring dan melakukan penanaman padi secara serempak dari lokasi masing-masing. Total, sebanyak 450 peserta yang terdiri dari penyuluh pertanian, Babinsa, dan petani ikut terlibat, mencakup lahan tanam seluas lebih dari 425 hektare.

I Ketut Arya Adnyana, M.Agb., Ketua Harian DPW Perhiptani Bali, mengatakan, Kami ingin menunjukkan bahwa sektor pertanian bukan hanya tulang punggung ekonomi, tetapi juga penjaga harmoni Bali. “Semangat serentak dari 9 kabupaten/kota hari ini membuktikan bahwa kita mampu bersatu dalam visi dan aksi. Harapan kami, gerakan ini menjadi tonggak untuk mewujudkan pertanian Bali yang lebih mandiri,"  tegasnya.

Dari Subak babakan delod berawah, Desa Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo Jembrana. “Meski secara fisik kami tersebar, semangat kami satu menjaga bumi, menjaga pangan, menjaga Bali,” ujar I Dewa Nyoman Darmayasa, SP,. MP. Ketua DPD Perhiptani Jembrana.

Sementara itu dari Subak Tegalalang Kabupaten Bangli, Kec. Bangli. Gerakan Tanam Padi Serentak ini menjadi momen penting untuk menunjukkan bahwa Bangli, sebagai daerah pegunungan, tetap memiliki peran strategis dalam sistem pangan Bali. “Melalui aksi ini, kami ingin menguatkan semangat penyuluh dan petani di Bangli untuk terus bergerak bersama menjaga ketahanan pangan dari wilayah tengah pulau." tutur Niman Sumawatiariasih, S.Pt. DPD Perhiptani Bangli, juga beken sebagai selegram Ratu Tik Tok nya Perhiptani.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol perayaan, namun juga sebagai upaya memperkuat sinergi antara penyuluh dan petani, serta mendorong regenerasi tenaga pertanian di Bali. Melalui semangat gotong royong, PERHIPTANI Bali berharap dapat terus memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan pertanian yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.

 

What's Your Reaction?

Like Like 1
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0