Motivator bagi Petani dan Generasi Muda
Kisah inspiratif I Kadek Gandhi, petani milenial jebolan Unud yang buktikan pertanian 'gaul' & menjanjikan. Dirikan agroekoeduwisata stroberi, berdayakan 23 petani, & raih kenaikan pendapatan 200%.
Sering dianggap sebagai profesi yang kurang menjanjikan. Petani milenial hadir melakukan terobosan, dengan melihat trend serta perkembangan teknologi. Obsesinya, bukan hanya menghasilkan profit bagi diri sendiri. Namun, sistem bisnis yang dibangun, ke depannya bisa berdampak baik bagi lingkungan maupun sosial sekitar. Bahkan mampu bersaing di pasar lokal maupun international.
Jebolan Fakultas Pertanian, Universitas Udayana ini sarat akan prestasi. Sejak di bangku kuliah, tekatnya serius mendalami dunia pertanian. Beragam kegiatan dilakoni semasa di kampus. Aktif berorganisasi di Badan Perwakilan Mahasiswa, International Association of Students in Agricultural and Related Sciences. Mengikuti event lomba seperti karya tulis ilmiah, pageant, dan business plan competition Juara 2 LKTIN UIN Allauddin Makassar, Juara 1 Jambore Petani Muda oleh PT. Petrokimia Gresik. Bahkan menyandang peringkat I ajang “Bagus” Udayana Berbakat 2017.
I Kadek Gandhi, lahir dari keluarga sederhana berlatar belakang pertanian di Desa Pancasari, Buleleng Bali. Mengaku, sebagai Agrosociopreneur Wirausaha muda bergerak di bidang pertanian berkelanjutan dengan pemberdayaan masyarakat sekitar. Tekun di bidang hortikultura khususnya komoditas stroberi sejak di bangku kuliah. “Pengalaman yang telah saya raih selama menjadi mahasiswa telah mampu membekali Saya dalam mewujudkan bisnis di bidang pertanian,” ujarnya mengawali ceritanya.
Fokus utamanya, lanjut Gandhi, membangun bisnis ialah bukan hanya menghasilkan profit bagi diri sendiri. Namun juga bagaimana sistem bisnis yang jalani ke depannya bisa berdampak baik bagi lingkungan maupun sosial sekitar. Seiring berjalannya waktu, ia mampu menjalankan bisnis dengan memberdayakan petani sekitar sebanyak 23 orang dengan konsep Agroekoeduwisata. Mengubah sistem pertanian konvensional menjadi sistem pertanian yang lebih modern dan berkelanjutan.
“Kami telah mampu meningkatkan pendapatan petani hingga 200% selaras dengan Tingkat produktivitas lahan yang semakin baik dibuktikan dengan sudah tersertifikasinya lahan kami dengan PRIMA 3,” tandas pria berzodiak Canser ini yang juga sebagai Pengawas Badan Usaha Milik Desa Panca Giri Kencana Pancasari.
Pengalamannya, telah mampu membuktikan bahwa anak muda bisa berkarya dan berdampak bagi lingkungan sekitar. Berkat pretasi dan mampu menggeliatkan petani di desanya, ia dipercaya sebagai duta kabupaten Buleleng dalam ajang Petani Berprestasi Tingkat Provinsi Bali. Meski berhasil meraih peringkat 3, setidaknya keteladan dan berprestasi diharapkan menjadi panutan dan motivator bagi petani dan generasi muda lainnya.
Motivasi yang selalu ia pegang teguh adalah “Setiap wilayah punya potensinya masing-masing. Tinggal bagaimana kita bisa peka terhadap lingkungan sekitar dan mau berkreasi dengan sumber daya yang dimiliki untuk menjadikannya sebagai peluang usaha”. (dewi)
Prestasi lainnya
Lomba Olah Pangan Buah Lokal Provinsi Bali Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali Tahun 2022
10 Besar Startup Challenge Tingkat Provinsi DiskopUKM Provinsi Bali
Juara 1 Petani Berprestasi Kabupaten Buleleng, Tahun 2023
Juara 3 Wirausaha muda Berprestasi Bidang Agropreneur oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga R
Duta Petani Millenial Kementerian Pertanian RI
What's Your Reaction?
Like
1
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0