Penyuluh Banjar Mantap Melangkah Sambut 2026
Menjelang perubahan status menjadi ASN pusat, penyuluh Pertanian Banjar terus menebar semangat. Tahun 2026 siap disambut dengan tekad baru.
Penyuluh Banjar Mantap Melangkah Sambut 2026
Menjelang berakhirnya tahun 2025, semangat para penyuluh pertanian di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, tetap menyala. Di tengah padatnya aktivitas akhir tahun, mereka tetap turun ke lapangan, mendampingi petani agar produktivitas pertanian terus meningkat.
Tahun 2026 menjadi babak baru bagi para penyuluh. Mulai Januari mendatang, mereka resmi beralih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pusat di bawah naungan Kementerian Pertanian. Dasar Hukumnya, diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) No. 3 Tahun 2025 tentang Pendayagunaan Penyuluh Pertanian. Perubahan ini disambut penuh rasa syukur dan tekad untuk meningkatkan profesionalisme serta pelayanan kepada petani.
Semangat itu tampak nyata di lapangan. Pekan lalu, penyuluh melaksanakan kegiatan Ubinan Mandiri di Subak Jembong, Desa Gobleg, Kecamatan Banjar. Lahan milik Gede Yota, yang digarap oleh Nyoman Yasa, dengan luas 0,5 hektare, ditanami padi varietas Inpari 24. Dari hasil ubinan diperoleh Gabah Kering Panen (GKP) seberat 5,4 kilogram, dengan rata-rata 23 anakan produktif per rumpun.
Kegiatan tersebut berada di bawah binaan Gede Wahyu Dhiyana Mahardika, SP, selaku penyuluh wilayah bina (wilbin) Subak Jembong. Turut hadir Kelian Subak Jembong Desa Gobleg, I Made Ardika, yang memberikan apresiasi atas capaian petani dan pendampingan penyuluh.
“Kami sangat bersyukur atas hasil ubinan kali ini. Produktivitas ini tidak lepas dari pendampingan berkelanjutan para penyuluh yang selalu hadir memberi arahan dan motivasi bagi petani. Semoga kerja sama ini terus berlanjut demi kemajuan Subak Jembong,” ujar Ardika.
Sementara itu, Gede Wahyu Dhiyana Mahardika, SP, menyampaikan bahwa hasil tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara petani dan penyuluh di lapangan.
“Capaian ini menjadi bukti semangat petani dan penyuluh yang tidak pernah padam. Kami akan terus mendampingi petani dengan pendekatan teknologi dan inovasi agar produktivitas semakin meningkat,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan status baru sebagai ASN pusat, penyuluh diharapkan semakin profesional dan berdedikasi.
“Tahun 2026 adalah lembaran baru bagi kami. Kami siap menjadi mitra sejati petani untuk mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern,” tegasnya.
Dengan semangat baru menyongsong 2026, para penyuluh pertanian BPP Banjar meneguhkan komitmen mereka, tetap hadir di tengah petani, menumbuhkan harapan, dan menanam masa depan.
Koresponden Shinta Istihsan DPD Perhiptani Buleleng
What's Your Reaction?
Like
3
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0