“Penyuluh dan Petani Bali Antusias Ikuti Panen Raya Swasembada Pangan”
Di Bali, suasana tak kalah semarak. Para penyuluh dan petani berkumpul dalam satu titik untuk mengikuti acara secara daring. Sorak semangat menggema setiap kali capaian swasembada pangan diumumkan, menandakan kebanggaan dan tekad memperkuat kemandirian pangan dari Pulau Dewata.
“Penyuluh dan Petani Bali Antusias Ikuti Panen Raya Swasembada Pangan”
Acara puncak peringatan Swasembada Pangan Nasional digelar di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan diikuti secara daring oleh ribuan penyuluh serta petani dari seluruh Indonesia melalui Zoom Meeting.
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo mengumumkan capaian besar Indonesia dalam sektor pangan, yakni cadangan beras nasional yang menembus 3 juta ton. Pencapaian ini menjadi tonggak penting menuju kemandirian pangan nasional.
“Capaian ini hasil kerja keras seluruh jajaran dan menjadi fondasi percepatan target swasembada pangan. Targetnya empat tahun, namun dengan kerja terpadu, bukan tidak mungkin bisa terwujud lebih cepat, bahkan pada tahun pertama pemerintahan ini,” ujar Prabowo.
Antusiasme terhadap acara tersebut terasa di berbagai daerah. Di Provinsi Bali, para penyuluh dan petani mengikuti kegiatan ini dari sejumlah titik, antara lain Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), Balai Subak, dan Balai Penerapan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali. Kegiatan di sana juga dihadiri jajaran Dinas Pertanian Provinsi Bali serta para penyuluh pertanian.
Kepala Kelsi Provinsi Bali, I Ketut Arya Sudiadnyana, SP., M.Agb., mengungkapkan tingginya antusiasme peserta di wilayahnya.
“Kami di Bali sangat bersemangat mengikuti acara ini. Semangat swasembada pangan nasional terasa hingga ke desa-desa. Para penyuluh dan petani menyambutnya dengan optimisme karena ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kemandirian pangan daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dukungan terhadap program modernisasi pertanian yang digagas pemerintah pusat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
“Kami terus mendorong penerapan teknologi pertanian modern dan memperkuat pendampingan di lapangan. Dengan kolaborasi semua pihak, Bali siap berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” tegas Arya Sudiadnyana.
Salah satu penyuluh pertanian yang turut mengikuti acara, Ir. I Made Oka Parwata, MMA, Penyuluh Pertanian Ahli Utama, juga menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja kolektif berbagai pihak mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga para penyuluh dan petani di lapangan,” ujarnya.
Ia menilai semangat gotong royong dan pendampingan yang konsisten menjadi kunci tercapainya swasembada pangan nasional.
“Penyuluh berperan menjaga semangat petani agar terus berinovasi dan berproduksi. Inilah bukti bahwa kolaborasi nyata bisa membawa hasil luar biasa bagi bangsa,” tambah Oka Parwata.
What's Your Reaction?
Like
3
Dislike
0
Love
1
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0