PERHIPTANI 39 Tahun, Penyuluh Tebar Inovasi dari Sawah

Di saat banyak organisasi merayakan hari jadinya di ruang pertemuan, PERHIPTANI Kabupaten Buleleng memilih turun ke sawah. Momentum HUT ke-39 dijadikan ajang mempercepat adopsi teknologi hayati agar inovasi tidak berhenti di ruang penyuluhan, tetapi benar-benar diterapkan petani.

Jul 5, 2026 - 12:27
 0  1
PERHIPTANI 39 Tahun, Penyuluh Tebar Inovasi dari Sawah

PERHIPTANI 39 Tahun, Penyuluh Tebar Inovasi dari Sawah

Tak semua ulang tahun dirayakan dengan pesta. Bagi penyuluh pertanian, cara terbaik memperingati hari lahir organisasi adalah kembali ke sawah, tempat pengabdian mereka dimulai.

Itulah yang dilakukan Dewan Pengurus Daerah (DPD) PERHIPTANI Kabupaten Buleleng saat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39 di Subak Pasut Silangjana, Desa Silangjana, Kecamatan Sukasada, Jumat (3/7). Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mempercepat penerapan teknologi hayati melalui Gerakan Tanam Padi bersama petani.

Puluhan penyuluh turun langsung ke lahan demplot seluas 10 are milik petani Made Anteb yang ditanami varietas Inpari 32. Demplot hasil kolaborasi PERHIPTANI dengan Pupuk Indonesia itu disiapkan sebagai laboratorium lapangan agar petani dapat melihat sendiri efektivitas teknologi sebelum menerapkannya secara lebih luas.

Pada demplot tersebut diterapkan pembenahan tanah berbasis teknologi hayati yang dipadukan dengan Agens Pengendali Hayati (APH) Paenibacillus. Pendekatan ini diharapkan mampu memperbaiki kesehatan tanah, meningkatkan efisiensi budidaya, sekaligus mendongkrak produktivitas padi secara berkelanjutan.

Ketua DPD PERHIPTANI Kabupaten Buleleng, Made Sedaka, SP, menegaskan penyuluh harus terus menjadi penggerak perubahan di tingkat petani, bukan sekadar penyampai informasi.

"Ulang tahun organisasi bukan untuk dirayakan secara seremonial. Momentum ini kami jadikan pengingat bahwa tugas utama penyuluh adalah hadir bersama petani, membawa inovasi yang bisa langsung dipraktikkan. Demplot ini menjadi bukti bahwa teknologi hayati bukan sekadar konsep, tetapi solusi yang dapat dirasakan manfaatnya di lapangan," tegasnya.

Menurut Sedaka, tantangan pertanian kini semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, penurunan kualitas lahan, hingga tuntutan peningkatan produksi pangan. Karena itu, penyuluh dituntut mampu mengawal proses adopsi teknologi dari hulu hingga benar-benar diterapkan oleh petani.

Ketua Tim Kerja Pengelolaan Administrasi Penyuluh dan Kinerja Penyuluhan Pertanian Kabupaten Buleleng, Made Sumetriani, MP, mengatakan keberhasilan penyuluhan sangat ditentukan oleh pembuktian di lapangan.

"Petani lebih mudah menerima inovasi ketika melihat hasilnya secara langsung. Karena itu, demplot menjadi media belajar yang efektif sekaligus mempercepat penyebaran teknologi di tingkat petani," ujarnya.

Komitmen tersebut diperkuat dukungan Pupuk Indonesia. Assistant Account Executive Kabupaten Buleleng, Herry Kusuma Yudha, menilai penyuluh merupakan ujung tombak percepatan transformasi pertanian.

"Kami melihat penyuluh sebagai penghubung utama antara inovasi dan petani. Kolaborasi ini diharapkan mempercepat penerapan teknologi hayati sehingga produktivitas meningkat, biaya budidaya lebih efisien, dan kesehatan tanah tetap terjaga," katanya.

Sementara itu, Made Anteb mengaku antusias lahannya dijadikan lokasi demplot. Menurutnya, pendampingan penyuluh memberi keyakinan untuk mencoba teknologi baru yang sebelumnya belum pernah diterapkan.

"Kalau hasilnya terbukti lebih baik, saya yakin petani lain juga akan mengikuti. Kami butuh contoh nyata seperti ini agar lebih percaya diri menerapkan inovasi," ujarnya.

Langkah sederhana di Subak Pasut Silangjana itu menunjukkan bahwa kemajuan pertanian tidak lahir dari seremoni, melainkan dari kolaborasi yang terus dibangun di lapangan. Di usia ke-39, PERHIPTANI menegaskan komitmennya untuk terus menguatkan peran penyuluh sebagai motor penggerak inovasi, mempercepat adopsi teknologi, dan mendampingi petani menghadapi tantangan pertanian yang semakin dinamis. (JikWid/DND)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0