Perhiptani Tancap Gas Lewat Demplot Cerdas

Gerakan tanam padi di Subak Gunung Carik, Desa Bona, jadi bukti nyata semangat petani Bali untuk mandiri pangan. Melalui program demplot cerdas, Perhiptani Bali menggandeng PT Pupuk Indonesia dan Dinas Pertanian Gianyar untuk memperkuat ketahanan pangan dengan sentuhan teknologi irigasi modern yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Nov 14, 2025 - 05:00
Nov 14, 2025 - 05:07
 0  41
Perhiptani Tancap Gas Lewat Demplot Cerdas

Perhiptani Tancap Gas Lewat Demplot Cerdas

Sinergi dengan Pupuk Indonesia dan Pemkab Gianyar, program inovasi teknologi kian memperkuat kemandirian petani lokal

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kabupaten Gianyar terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung swasembada pangan nasional. Melalui kegiatan demplot (demplot) yang dikemas dalam gerakan tanam padi bersama, Perhiptani menggandeng PT Pupuk Indonesia dan Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar dalam upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis inovasi teknologi.

Kegiatan tanam bersama diadakan Selasa (11/11) di Subak Gunung Carik, Desa Bona, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Perbekel Desa Bona, Penangkar Tani Pertiwi Nusantoro, Pekaseh, serta para petani Subak Carik.

Ketua Harian DPW Perhiptani Bali, I Ketut Arya Sudiadnyana, SP, M.Agb., menjelaskan bahwa kegiatan demplot ini menjadi salah satu program unggulan bidang Inovasi dan Teknologi Perhiptani.

“Melalui demplot ini, kami tidak hanya mengedukasi petani tentang penerapan teknologi modern, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dalam memperluas areal tanam. Ini sekaligus mendukung program pemerintah, khususnya kegiatan Luas Tambah Tanam (LTT),” ujarnya.

Sementara itu, Ni Kadek Sintya Dewi, SP, Plt. Kabid Penyuluhan, Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, mengungkapkan, lahan seluas satu hektar ini tersebar di dua kecamatan, yakni Sukawati dan Blahbatuh. Selain mendukung pertanian lokal, kegiatan ini juga menerapkan teknologi pertanian hemat air.

"Kami menerapkan sistem irigasi berselang atau irigasi intermiten . Teknologi ini memungkinkan petani menghemat udara hingga 30 persen tanpa mengurangi produktivitas. Dengan cara ini, efisiensi lahan dan hasil panen bisa meningkat," jelasnya.

Ketua DPD Perhiptani Kabupaten Gianyar, Ir. Wayan Gde Wiraga, memberikan apresiasi terhadap sinergi antara Perhiptani dan Pupuk Indonesia. Ia menilai langkah ini sebagai bukti nyata semangat petani Gianyar untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi pertanian.

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini. Petani di Gianyar sudah mulai berpikir maju. Demplot seperti ini penting untuk menumbuhkan kepercayaan diri dan membuktikan bahwa inovasi di lapangan mampu menjawab tantangan pangan nasional,” tegasnya.

Dengan semangat kolaboratif antara penyuluh, petani, dan pemangku kepentingan kebijakan, Gianyar kini menegukan posisinya sebagai salah satu daerah pelopor penerapan teknologi pertanian berkelanjutan di Bali.

Koresponden Shintya Dewi DPD Perhiptani Gianyar

What's Your Reaction?

Like Like 2
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0