Adi Gunawan: SKP Jangan Sampai Salah Isi
Agar tidak terjadi kekeliruan dalam pengisian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Kabupaten Jembrana mengikuti pelatihan yang digelar Katimker Jembrana.
Adi Gunawan:
SKP Jangan Sampai Salah Isi
Upaya meningkatkan tertib administrasi dan akuntabilitas kinerja penyuluh terus dilakukan. Salah satunya melalui pelatihan pengisian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) yang digelar Katimker Kabupaten Jembrana, Rabu (11/3).
Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Negara tersebut diikuti perwakilan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Jembrana. Pelatihan ini bertujuan menyamakan persepsi sekaligus memperkuat pemahaman teknis para penyuluh terkait tata cara pengisian SKP sesuai ketentuan yang berlaku.
Katimker Kabupaten Jembrana I Made Adi Gunawan, S.Pt. mengatakan, kegiatan ini penting agar para penyuluh memiliki pemahaman yang sama dalam menyusun SKP. Dengan demikian, target kerja yang disusun dapat lebih terarah sekaligus memudahkan proses evaluasi kinerja.
“SKP bukan sekadar administrasi. Di dalamnya ada target dan ukuran kinerja yang harus dicapai oleh penyuluh. Karena itu pengisiannya harus benar dan sesuai pedoman,” jelasnya.
Pelatihan tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat pembahasan SKP yang sebelumnya dilaksanakan oleh Kelsi Provinsi Bali bersama Katimker dari seluruh kabupaten. Dari pertemuan itu muncul kebutuhan untuk memberikan pendampingan teknis yang lebih rinci kepada para penyuluh di daerah.
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan penjelasan teknis terkait komponen SKP, penyusunan indikator kinerja, hingga penentuan format pelaporan yang berlaku. Materi disampaikan secara langsung disertai contoh pengisian agar peserta lebih mudah memahami setiap tahapan penyusunan SKP.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta aktif menyampaikan pertanyaan serta berbagi pengalaman terkait kendala yang dihadapi saat menyusun SKP, mulai dari penentuan target hingga penyusunan laporan kinerja.
Salah satu peserta menyampaikan bahwa pelatihan seperti ini sangat membantu para penyuluh dalam memahami mekanisme pengisian SKP secara lebih jelas. Dengan format dan pedoman yang sama, penyuluh diharapkan dapat bekerja lebih fokus tanpa kebingungan dalam pelaporan kinerja.
Melalui kegiatan ini, seluruh PPL di Kabupaten Jembrana diharapkan mampu mengimplementasikan pengisian SKP secara tepat dan sesuai pedoman. Dengan demikian, pelaporan kinerja penyuluh dapat dilakukan secara lebih sistematis, transparan, dan akuntabel.
Editor: JikWid
What's Your Reaction?
Like
3
Dislike
0
Love
1
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0