Bawang Merah Kubu Melejit, Panen 21 Ton/Ha
Budidaya bawang merah di wilayah lahan kering Kecamatan Kubu kembali menunjukkan hasil menggembirakan. Pada Gerakan Panen Bawang Merah di Subak Abian Dalem, Desa Tianyar Tengah, produktivitas panen tercatat menembus 21 ton per hektare.
Bawang Merah Kubu Melejit, Panen 21 Ton/Ha
Budidaya bawang merah di wilayah lahan kering Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, menunjukkan hasil menggembirakan. Dalam Gerakan Panen Bawang Merah di Subak Abian Dalem, Desa Tianyar Tengah, produktivitas bawang merah tercatat menembus 21,44 ton per hektare bawang basah.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Karangasem yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Karangasem. Ia menilai hasil panen ini menjadi bukti bahwa sinergi petani, penyuluh pertanian Kementerian Pertanian, dan pemerintah daerah mampu menghasilkan produksi optimal meski di lahan kering.
Gerakan Panen Bawang Merah ini merupakan bagian dari kegiatan Demonstration Farm (Demfarm) Bawang Merah Tahun 2025. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum penguatan kolaborasi lintas sektor pasca diterbitkannya Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2025 tentang penarikan penyuluh pertanian ke Kementerian Pertanian. Meski secara kelembagaan penyuluh berada di bawah Kementerian Pertanian, pendampingan dan koordinasi di tingkat daerah tetap berjalan efektif.
Berdasarkan hasil pengukuran ubinan, dari 106 rumpun bawang merah diperoleh hasil panen sebesar 13,4 kilogram. Angka tersebut kemudian dikonversi menjadi estimasi produktivitas 21,44 ton per hektare bawang basah. Capaian ini dinilai sebagai hasil penerapan teknik budidaya yang tepat, pemupukan berimbang, serta pendampingan intensif oleh penyuluh pertanian sejak tahap persiapan lahan hingga panen.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Karangasem menyampaikan bahwa gerakan panen ini tidak hanya menjadi ajang memanen hasil pertanian, tetapi juga sebagai sarana evaluasi penerapan teknologi budidaya yang telah dianjurkan kepada petani. Pemerintah daerah berharap bawang merah dapat terus dikembangkan sebagai salah satu komoditas unggulan bernilai ekonomi tinggi di Karangasem, khususnya di wilayah lahan kering.
Kegiatan panen tersebut turut dihadiri Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Karangasem Daerah Pemilihan Kecamatan Kubu, Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem beserta jajaran, Perbekel Desa Tianyar Tengah, Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Karangasem, Koordinator BPP Kecamatan Kubu, para penyuluh pertanian wilayah Kecamatan Kubu, serta anggota Subak Abian Dalem.
Sementara itu, perwakilan petani Subak Abian Dalem mengakui peran penyuluh pertanian sangat membantu petani dalam setiap tahapan budidaya bawang merah. Mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga panen, petani mendapatkan pendampingan teknis yang berdampak langsung pada peningkatan hasil produksi. Petani berharap pendampingan dan kolaborasi lintas sektor ini dapat terus berlanjut agar usaha tani bawang merah tetap berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Karangasem menegaskan akan terus mendorong pengembangan komoditas hortikultura strategis, termasuk bawang merah, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Koresponden : Laksmi Pramita DPD Perhiptani Kabupaten Karangasem
Editor : Widianta
What's Your Reaction?
Like
2
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0