BUMDes “Suntik” Raja Prani Binaan Penyuluh Blahbatuh, Bidik Pasokan dan Jinakkan Inflasi

Dana Desa tak hanya membangun infrastruktur. Di Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, anggaran ketahanan pangan justru disulap menjadi pengungkit produksi bawang merah. Didampingi penyuluh pertanian, Kelompok Tani Raja Prani kini diproyeksikan menjadi sentra bawang merah baru yang menopang ketahanan pangan sekaligus membantu mengendalikan inflasi.

Jul 3, 2026 - 00:19
 0  1
BUMDes “Suntik” Raja Prani Binaan Penyuluh Blahbatuh, Bidik Pasokan dan Jinakkan Inflasi

BUMDes “Suntik” Raja Prani Binaan Penyuluh Blahbatuh, Bidik Pasokan dan Jinakkan Inflasi

GIANYAR – Komitmen memperkuat ketahanan pangan dari desa terus diwujudkan Pemerintah Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh. Melalui dukungan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mumbul Sari Merta Metangi, Dana Desa untuk program ketahanan pangan senilai Rp140 juta digelontorkan guna mengembangkan budidaya bawang merah di lahan Kelompok Tani Raja Prani seluas 1,5 hektare.

Gerakan tanam bawang merah yang digelar Kamis (2/7) tersebut menjadi bukti sinergi pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan petani dalam memperkuat produksi komoditas strategis yang berperan penting menjaga stabilitas harga pangan sekaligus menekan laju inflasi.

Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gianyar I Gede Daging, S.STP., M.Si., Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar Ni Made Yuliani Putri, SP., M.Agb., Plt. Kepala Bidang Penyuluhan I Gusti Ayu Dwi Sugitarina Oka, S.TP., M.Agb., Camat Blahbatuh, Kapolsek Blahbatuh, jajaran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Blahbatuh bersama para penyuluh pertanian lapangan, Perbekel Desa Medahan beserta perangkat desa, para pekaseh, dan anggota Kelompok Tani Raja Prani.

Keberhasilan pengembangan bawang merah ini tidak lepas dari pendampingan intensif jajaran Penyuluh Pertanian Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Blahbatuh. Kelompok Tani Raja Prani merupakan salah satu kelompok tani binaan yang terus didorong menjadi percontohan pengembangan komoditas hortikultura di Kecamatan Blahbatuh. Penyuluh mendampingi petani mulai dari penyusunan rencana usaha tani, pemilihan varietas Bali Karet, teknik budidaya, hingga penguatan kelembagaan kelompok tani agar mampu berkembang secara berkelanjutan.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Gianyar I Gede Daging, S.STP., M.Si., mengatakan pemanfaatan Dana Desa untuk sektor pertanian merupakan investasi jangka panjang dalam membangun kemandirian desa. Menurutnya, ketahanan pangan harus dimulai dari desa dengan memanfaatkan potensi lokal yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

"Dana Desa tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga harus mampu menggerakkan ekonomi produktif masyarakat. Pengembangan bawang merah di Desa Medahan menjadi contoh nyata bagaimana Dana Desa dimanfaatkan untuk menghasilkan nilai tambah bagi petani, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mendukung pengendalian inflasi. Harapan kami, program seperti ini terus berlanjut dan dapat direplikasi di desa maupun subak lainnya di Kabupaten Gianyar," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar Ni Made Yuliani Putri, SP., M.Agb. menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pengembangan komoditas strategis. Menurutnya, bawang merah merupakan komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus berpengaruh terhadap fluktuasi harga pangan.

"Ketika pemerintah desa, BUMDes, penyuluh pertanian, dan kelompok tani bergerak bersama, maka keberhasilan budidaya akan semakin besar. Kami berharap Kelompok Tani Raja Prani mampu menjadi sentra pembelajaran budidaya bawang merah di Gianyar sehingga produksi meningkat, pasokan lebih terjaga, pendapatan petani bertambah, dan kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi dari hasil produksi lokal," ujarnya.

Dengan dukungan pembiayaan, pendampingan teknologi budidaya, dan semangat gotong royong petani, Desa Medahan diharapkan mampu melahirkan sentra produksi bawang merah baru di Kabupaten Gianyar. Keberhasilan program ini bukan hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga menjadi model pemanfaatan Dana Desa yang produktif dalam memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga komoditas strategis di tingkat daerah.

Koresponden: Ni Kadek Sintya Dewi, SP. (BPP Blahbatuh)

Editor: JikWid

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0