Ni Komang Desi Arianti: “Sang Penuntun Menyalakan Semangat Tani Muda di Bali Barat”
Dengan ketekunan dan sentuhan inovasi, Ni Komang Desi Arianti menumbuhkan kepercayaan baru di kalangan petani muda. Dari Subak Kaliakah, semangatnya menebar harapan bagi regenerasi pertanian Bali.
Ni Komang Desi Arianti:
“Sang Penuntun Menyalakan Semangat Tani Muda di Bali Barat”
Dengan ketekunan dan sentuhan inovasi, Ni Komang Desi Arianti menumbuhkan kepercayaan baru di kalangan petani muda. Dari Subak Kaliakah, semangatnya menebar harapan bagi regenerasi pertanian Bali.
Nama Ni Komang Desi Arianti kini akrab di telinga para petani Jembrana, Bali. Sosok perempuan asal Lingkungan Awen Mertasari, Kelurahan Lelateng, Jembrana ini dikenal sebagai penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang tak kenal lelah mendampingi para petani binaannya. Di bawah bimbingannya, lahirlah petani-petani muda yang berani berinovasi, salah satunya I Putu Widiantara, petani milenial yang sukses mengembangkan usaha taninya di wilayah tersebut.
“Semangat Putu menjadi inspirasi bagi petani muda lainnya di Jembrana,” tutur Desi dengan bangga.
Bagi Desi, menjadi penyuluh bukan sekadar pekerjaan. Ia menyebutnya sebagai jalan hidup sebuah panggilan untuk berbagi pengetahuan, membangun kemandirian, dan menumbuhkan keyakinan baru di hati para petani.
“Saya memilih jadi penyuluh karena ingin menambah ilmu, berbagi wawasan, dan membantu petani meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujarnya.
Dari Minimarket ke Sawah
Perjalanan Desi menuju dunia pertanian tak selalu mulus. Setelah lulus dari SMK Negeri 2 Negara pada tahun 2006, ia sempat bekerja sebagai SPG di sebuah minimarket di Negara. Namun, batinnya berkata lain. Dunia pertanian, yang penuh nilai dan tantangan, justru memanggilnya pulang.
Langkah awalnya sebagai penyuluh dimulai di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Mendoyo. Dari sanalah ia belajar mendekati petani, memahami karakter masyarakat tani, serta menemukan cara paling efektif membangun kepercayaan.
Kini, di Wilayah Binaan Desa Kaliakah, ia menjadi salah satu sosok yang dipercaya oleh banyak petani sebagai teman diskusi sekaligus pembimbing.
Menjawab Tantangan dengan Inovasi
Desi tak menutup mata terhadap kenyataan di lapangan: sebagian petani masih enggan mencoba inovasi baru. “Banyak yang takut gagal, terutama saat diperkenalkan teknologi atau varietas baru,” katanya.
Namun, ia tak menyerah. Desi menerapkan tiga strategi kunci. Pertama, Membuat demplot (demonstration plot) agar petani dapat melihat hasil nyata. Kedua, Mengajak petani yang telah sukses sebagai narasumber inspiratif. Dan ketiga, Memberikan pendampingan berkelanjutan, sehingga petani tidak merasa sendirian.
Pendekatan ini terbukti ampuh. Salah satu hasil inovatif yang ia terapkan adalah penggunaan pupuk dan pestisida hayati di Subak Kaliakah Semen, yang terbukti meningkatkan hasil panen sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan.
Menumbuhkan Regenerasi Tani Muda
Sebagai penyuluh muda, Desi tak hanya fokus pada produktivitas lahan, tetapi juga pada regenerasi petani dan penyuluh muda. Ia berharap semakin banyak generasi muda tertarik untuk terjun ke dunia pertanian.
“Pertanian harus berkelanjutan dan ramah lingkungan. Kita perlu anak muda yang mau turun tangan, membawa ide segar untuk kemajuan pertanian Jembrana,” ucapnya.
Desi percaya, pertanian yang dijalankan dengan hati dan pengetahuan akan mampu menjawab tantangan zaman sekaligus menjaga warisan alam bagi generasi mendatang.
Bahagia Melihat Petani Maju
Bagi Ni Komang Desi Arianti, kebahagiaan tertinggi bukan diukur dari gelar atau penghargaan, melainkan dari senyum para petani binaannya.
“Menjadi penyuluh pertanian adalah kebanggaan tersendiri. Saat melihat petani maju dan hasil panennya meningkat, itulah kebahagiaan terbesar bagi saya,” katanya menutup perbincangan.
Dengan ketekunan dan empati yang jarang dimiliki, Ni Komang Desi Arianti bukan hanya mendampingi petani ia menanam harapan baru di tanah Jembrana, satu langkah kecil yang memberi makna besar bagi masa depan pertanian Indonesia.
Koresponden Dewa Darmayasa DPD Perhiptani Jembrana
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0