Rully Fitri Sianti Menyuluh dengan Hati

Sosok itu dikenal sabar, telaten, dan penuh semangat. Hari-harinya dihabiskan di tengah petak-petak sawah, berbincang dengan para petani yang sebagian besar telah beruban dan tangguh menghadapi teriknya matahari Bali. Dengan suara lembut namun tegas, ia tak pernah lelah memberikan pendampingan, edukasi, dan dorongan agar para petani berani mencoba inovasi baru di dunia pertanian. Siapa dia?

Oct 16, 2025 - 05:25
Oct 16, 2025 - 11:01
 0  54
Rully Fitri Sianti Menyuluh dengan Hati

Rully Fitri Sianti Menyuluh dengan Hati

Sosok itu dikenal sabar, telaten, dan penuh semangat. Hari-harinya dihabiskan di tengah petak-petak sawah, berbincang dengan para petani yang sebagian besar telah beruban dan tangguh menghadapi teriknya matahari Bali. Dengan suara lembut namun tegas, ia tak pernah lelah memberikan pendampingan, edukasi, dan dorongan agar para petani berani mencoba inovasi baru di dunia pertanian.

Siapa dia?


Dialah Rully Fitri Sianti Dewi, S.Pt., penyuluh pertanian lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 2000, yang kini menjadi motor penggerak di balik suksesnya program demplot padi gogo di Kota Denpasar. Di tengah tantangan perubahan iklim dan kekeringan yang kian sering melanda, Rully hadir sebagai jembatan antara inovasi dan petani, membawa harapan baru bagi pertanian perkotaan.

Sebagai penyuluh di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Denpasar Utara, Rully membina wilayah Wilbin Ubung, yang meliputi Desa Ubung Kaja, Kelurahan Ubung, dan Pemecutan Kaja. Melalui tangan dinginnya, lahirlah demplot padi gogo seluas 50 are, bagian dari program pengembangan Varietas Unggul Baru (VUB) padi seluas 4 hektare yang dijalankan oleh Dinas Pertanian Kota Denpasar.

Rully percaya bahwa keberhasilan penyuluhan bukan hanya diukur dari hasil panen, tetapi juga dari perubahan pola pikir petani.

“Tantangan terbesar bukan di lahan, tapi di cara pandang. Begitu petani percaya dan berani mencoba hal baru, hasilnya sering kali melampaui ekspektasi,” ujarnya sambil tersenyum.

Dalam demplot yang ia dampingi, menggunakan varietas unggul Inpago 13 Fortiz. Menurut Pemuliannya, Padi Inpago 13 Fortiz merupakan hasil persilangan padi lokal Indonesia dengan varietas unggul yang dirilis pada November 2020. Varietas ini memiliki kandungan zinc 34 ppm dan protein 9,83%, dengan hasil rata-rata 6,53 ton gabah kering giling (GKG) per hektare dan potensi mencapai 8,11 ton per hektare. Keunggulan lainnya, tahan hingga agak tahan terhadap delapan ras penyakit blas, agak tahan wereng coklat, serta toleran terhadap keracunan aluminium dan kekeringan menjadikannya sangat cocok untuk lahan kering di wilayah perkotaan seperti Denpasar.

Bagi Rully, setiap musim tanam adalah kesempatan untuk belajar dan menumbuhkan kepercayaan. Ia sering turun langsung ke sawah, memantau pertumbuhan tanaman, sembari mendengarkan keluh kesah petani.

“Saya ingin petani merasakan sendiri bahwa ilmu dan teknologi bukan untuk menggantikan tradisi, tapi untuk memperkuatnya,” tutur Rully yang juga dalam kepengurusan di DPD Perhiptani Kota Denpasar sebagai Bendahara.

Dengan latar belakang pendidikan dari salah satu kampus pertanian terbaik di Indonesia dan pengalaman panjang di lapangan, Rully Fitri Sianti Dewi menjadi sosok inspiratif bagi banyak petani Denpasar. Melalui kerja keras dan ketulusan, Ia tidak hanya mengajarkan teknik bertani, tetapi juga menanamkan semangat adaptif dan rasa percaya diri menghadapi tantangan zaman.

What's Your Reaction?

Like Like 3
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0