Sinergi Penyuluh dan BPS, Kunci Akurasi Data Pertanian
Penguatan satu data pertanian kian digencarkan. DPD Perhiptani Kabupaten Klungkung menggandeng BPS untuk menyatukan langkah penyuluh demi memastikan akurasi data sebagai fondasi kebijakan pertanian.
Sinergi Penyuluh dan BPS, Kunci Akurasi Data Pertanian
Komitmen mewujudkan satu data pertanian yang akurat dan terpadu terus diperkuat. DPD Perhiptani Kabupaten Klungkung menggelar kegiatan knowledge sharing bertajuk “Peran Strategis Penyuluh Pertanian dalam Penguatan Akurasi Data Statistik” di Petapan Park, Desa Aan, Kabupaten Klungkung, Jumat (20/2/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menyamakan persepsi sekaligus mempererat sinergi antara penyuluh pertanian dan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam memperkuat akurasi data sektor pertanian. Dukungan penuh juga datang dari DPW Perhiptani Bali serta BPS Kabupaten Klungkung sebagai bentuk komitmen bersama menghadirkan data statistik yang valid, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Acara tersebut turut dihadiri jajaran DPW Perhiptani, seluruh anggota DPD Perhiptani Kabupaten Klungkung, serta Ketua DPD Perhiptani Kabupaten Badung dan Ketua DPD Perhiptani Kabupaten Karangasem yang hadir sebagai peninjau. Kehadiran lintas daerah ini menegaskan pentingnya penguatan koordinasi antarwilayah dalam mendukung sistem satu data pertanian.
Ketua DPD Perhiptani Kabupaten Klungkung, NBG Surya Darma Triadiputra, S.P., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun antara penyuluh, dinas pertanian, dan BPS.
“Kami mengucapkan terima kasih atas atensi dan kerja sama dari BPS Kabupaten Klungkung, Dinas Pertanian, serta seluruh penyuluh pertanian yang telah hadir. Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi. Harapannya, kerja sama yang baik ini dapat terus terjalin ke depannya demi mendukung pembangunan pertanian yang berbasis data,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, I Gusti Made Ardana, S.P., menekankan bahwa kolaborasi yang solid akan berdampak langsung pada peningkatan produktivitas dan ketepatan program.
“Saya berharap kegiatan ini mampu menjalin kerja sama yang kuat antara Dinas Pertanian, BPS, dan para penyuluh. Dengan sinergi yang baik, kita dapat mewujudkan peningkatan produktivitas pertanian, memfasilitasi kebutuhan petani, serta memiliki satu data yang sama dan akurat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Harian DPD Perhiptani, I Ketut Arya Sudiadnyana, S.P., M.Agb., menegaskan bahwa penguatan kapasitas penyuluh dalam tata kelola data menjadi kebutuhan mendesak di era pertanian modern.
“Penyuluh pertanian adalah garda terdepan yang memahami kondisi riil di lapangan. Ketika data yang dikumpulkan akurat, valid, dan selaras dengan metodologi BPS, maka kebijakan yang lahir pun akan lebih tepat sasaran. Inilah esensi satu data pertanian—bukan sekadar kesamaan angka, tetapi integritas dan akuntabilitas informasi,” ujarnya.
Dalam sesi pemaparan, narasumber dari BPS Kabupaten Klungkung menyampaikan Pedoman Pengumpulan Data Statistik Pertanian (SP) Tanaman Pangan dan Hortikultura, termasuk teknis pendataan, metode penghitungan, hingga proses validasi di lapangan. Penyuluh pertanian ditegaskan sebagai ujung tombak pengumpulan dan pelaporan data yang menjadi dasar perumusan kebijakan.
Melalui forum ini, DPD Perhiptani berharap terbangun komitmen berkelanjutan untuk memperkuat integritas dan sinkronisasi data pertanian. Dengan satu data yang akurat dan terintegrasi, arah pembangunan pertanian di Kabupaten Klungkung diharapkan semakin presisi, efektif, dan berkelanjutan.
Kontributor: Mang Asih - DeBasur
Editor: widianta
What's Your Reaction?
Like
7
Dislike
0
Love
1
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0