Bimtek Statistik Perkuat Akurasi Data Pertanian Badung

Akurasi data menjadi kunci dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan pertanian. Melalui bimtek statistik, data pertanian harus presisi untuk memastikan penentuan luas areal tanam dan waktu panen bisa lebih tepat.

Jan 28, 2026 - 00:01
 0  48
Bimtek Statistik Perkuat Akurasi Data Pertanian Badung

Bimtek Statistik Perkuat Akurasi Data Pertanian Badung

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung terus memperkuat kualitas data sektor pertanian. Salah satunya melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Data Statistik Sektoral Pertanian yang digelar selama dua hari, 26–27 Januari 2026, di Swiss-Belhotel Rainforest Kuta.

Bimtek ini diikuti 48 penyuluh pertanian se-Kabupaten Badung. Kegiatan menghadirkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Badung sebagai narasumber, dengan materi utama pembaruan Sistem Kerangka Sampel Area (KSA) yang digunakan dalam survei pertanian, khususnya pengambilan ubinan padi.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, Dr. I Wayan Wijana, S.Sos., M.Si., saat membuka kegiatan menegaskan bahwa akurasi data menjadi kunci dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan pertanian. Menurutnya, penyuluh pertanian memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan kondisi lapangan.

“Data pertanian harus presisi. Melalui bimtek ini, kami ingin memastikan penentuan luas areal tanam dan waktu panen bisa lebih tepat, sehingga data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mewujudkan satu data pertanian yang valid dan berkelanjutan. Dengan dukungan data yang akurat, kebijakan pembangunan pertanian di Badung diharapkan semakin tepat sasaran.

Bimtek tersebut turut dihadiri Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Bali, Ketua Kelompok Substansi (Kapoksi) Pengelolaan Penyuluhan Pertanian Provinsi Bali  serta sejumlah pemangku kepentingan terkait di bidang pertanian dan pangan. Kehadiran para stakeholder ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam penerapan sistem statistik pertanian yang lebih modern dan terintegrasi.

Melalui pembaruan sistem KSA, para peserta dibekali pemahaman teknis guna meminimalisasi kesalahan survei dan meningkatkan konsistensi data produksi Pangan, ternak, dan perkebunan. (jikwid)

What's Your Reaction?

Like Like 2
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0