Kapoksi Bali, Apresiasi Komitmen Kadis Pertanian Badung
Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam memperkuat peran penyuluh pertanian mendapat apresiasi Kapoksi Bali, seraya menegaskan agar penyuluh tetap kompak dan bergerak searah dalam mengawal kebijakan pemerintah pusat.
Kapoksi Bali, Apresiasi Komitmen Kadis Pertanian Badung
Ketua Kelompok Substansi (Kapoksi) Pengelolaan Penyuluhan Pertanian Provinsi Bali, I Ketut Arya Sudiadnyana, SP., M.Agb., hadir berdasarkan penugasan khusus dari Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Bali dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Data Statistik Sektoral Pertanian yang digelar selama dua hari, pada 26–27 Januari 2026, bertempat di Swiss-Belhotel Rainforest Kuta.
Kegiatan ini diprakarsai oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung sebagai upaya memperkuat kualitas serta akurasi data sektor pertanian. Bimtek tersebut diikuti oleh 48 penyuluh pertanian se-Kabupaten Badung.
Dalam pelaksanaannya, bimtek menghadirkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Badung sebagai narasumber dengan materi utama pembaruan Sistem Kerangka Sampel Area (KSA) yang digunakan dalam survei pertanian. Melalui kegiatan ini, para peserta dibekali pemahaman teknis untuk meminimalisasi kesalahan survei sekaligus meningkatkan konsistensi data produksi pertanian yang mencakup subsektor tanaman pangan, peternakan, dan perkebunan.
Di sela-sela kegiatan, Arya memohon waktu untuk menyampaikan pesan kepada para penyuluh pertanian. Ia menegaskan bahwa bimbingan teknis data statistik memiliki peran strategis bagi penyuluh yang bekerja langsung di lapangan, mengingat penyuluh merupakan ujung tombak dalam menjaga validitas dan keakuratan data pertanian.
“Bimtek data statistik ini sangat penting bagi penyuluh. Data yang dikumpulkan harus benar dan benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Arya juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung yang dinilainya konsisten memberikan perhatian kepada penyuluh pertanian melalui berbagai bentuk fasilitasi, termasuk penyelenggaraan kegiatan bimtek.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung yang terus memberikan perhatian kepada penyuluh pertanian. Upaya memfasilitasi sarana dan prasarana penyuluh sebagai mitra strategis pembangunan pertanian patut diapresiasi,” katanya.
Menurut Arya, komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam mendukung peningkatan kapasitas penyuluh pertanian diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain. “Apa yang dilakukan di Badung ini layak menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain dalam memperkuat peran penyuluh pertanian,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Arya mengingatkan para penyuluh agar tetap teguh dan tidak goyah dalam menghadapi dinamika perubahan sistem penyuluhan pertanian ke depan. Setiap kebijakan, menurutnya, harus disikapi dengan ketenangan, kekompakan, dan kesiapan di lapangan.
“Tidak boleh ragu dan tidak boleh gegabah. Penyuluh harus tetap kompak, tenang, dan bergerak satu arah mengikuti kebijakan pemerintah pusat,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara penyuluh pertanian, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan semakin kuat dalam mewujudkan data pertanian yang akurat, konsisten, dan berkelanjutan di Kabupaten Badung. (jikwid)
What's Your Reaction?
Like
4
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0